Kebakaran di Pekuncen Banyumas, Rumah Penjual Bensin Ludes – Rugi Capai Rp150 Juta
BANYUMAS – Sebuah peristiwa kebakaran yang memprihatinkan terjadi pada Selasa malam, 26 Agustus, di Desa Candinegara, Kecamatan Pekuncen, Banyumas.
Sebuah rumah milik seorang penjual bensin eceran dilalap api, menimbulkan kerugian signifikan yang diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Insiden ini juga mengakibatkan hangusnya satu unit mobil Suzuki Karimun serta dua sepeda motor, yaitu Suzuki Thunder dan Honda CB 150R.
Kejadian tragis ini dilaporkan oleh Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Banyumas, Andaru Budilaksono. Ia menjelaskan bahwa api mulai berkobar sekitar pukul 18.45 WIB.
Penyebab awal kebakaran diduga berasal dari percikan kabel listrik di atas meteran yang kemudian menyambar bensin di bawahnya.
“Awalnya ada percikan api dari kabel yang berada di atas meteran listrik dan menyambar bensin yang berada di bawahnya,” ungkap Andaru kepada awak media pada Rabu pagi, 27 Agustus.
Hal ini menyebabkan percikan tersebut langsung menyambar tabung gas yang berada dekat lokasi kejadian, sehingga menimbulkan ledakan yang dahsyat.
Ledakan itu membuat kobaran api dengan cepat menyebar ke seluruh bangunan rumah dan kendaraan yang ada di lokasi tersebut.
“Karena adanya bensin sehingga api cepat membesar dan melalap rumah beserta isinya,” tambah Andaru, menekankan betapa cepatnya api meluas akibat bahan bakar yang mudah terbakar.
Sementara itu, upaya pemadaman intensif dilakukan untuk mencegah api merambat lebih jauh ke rumah-rumah lain di sekitar lokasi.
Meskipun api sempat menjalar ke dua rumah tetangga, berkat kerja keras tim pemadam kebakaran, kebakaran dapat dikendalikan sebelum menghanguskan seluruh bangunan.
“Kami menerima laporan pukul 19.28 WIB melalui Pos Damkar Wangon dan tiba di lokasi pukul 19.48 WIB, karena kondisi medan dan jarak,” terangnya.
Sayangnya, tidak adanya Pos Damkar di Ajibarang memperlambat respons awal terhadap kebakaran ini.
Namun demikian, petugas berhasil memadamkan api dalam waktu sekitar satu jam setelah tiba di tempat kejadian. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini meskipun kerugian material cukup besar.
Andaru juga menyebutkan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik.
“Terkait penyebab kebakaran, dugaan sementara karena korsleting listrik,” tutupnya.
Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya memperhatikan instalasi listrik di rumah-rumah warga demi mencegah terjadinya kejadian serupa di masa depan.
Upaya preventif seperti pemeriksaan rutin instalasi listrik oleh pihak berwenang dapat menjadi langkah antisipatif untuk menghindari potensi bahaya kebakaran.
Petugas pemadam kebakaran dari Banyumas terlihat melakukan pendinginan setelah berhasil memadamkan api di rumah penjual bensin eceran yang terbakar tersebut.
Kejadian ini menambah daftar panjang kebakaran yang disebabkan oleh kelalaian dalam pengelolaan instalasi listrik dan bahan mudah terbakar lainnya.