Kasus Pencurian Tas oleh Wanita, Masjid Jami Kota Malang Tingkatkan Pengamanan
MALANG - Aksi pencurian kembali terjadi di dalam masjid. Kali ini terjadi di Masjid Agung Jami, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Pelakunya diduga seorang perempuan berhijab.
Aksi perempuan ini tertangkap jelas dalam rekaman CCTV di Masjid Agung Jami. Terlihat perempuan yang mengenakan baju batik, bermasker, dan memakai hijab hitam itu sambil menenteng dua tas masuk ke masjid.
Kemudian dia duduk di antara pilar masjid. Di dekat pilar tersebut, terdapat tas. Pemilik tas sedang salat.
Saat itulah, pelaku pun dengan cepat mengambil tas di dekat pilar dan dimasukkan ke dalam tas yang sudah dibawanya. Saat pelaku melangsungkan aksinya, suasana dalam masjid cukup ramai.
Wakil Sekretaris Yayasan Masjid Agung Jami Zainal Fanani membenarkan kejadian pencurian yang terekam CCTV terjadi pada Sabtu (19/7/2025) sekitar pukul 18.00 WIB.
“Korban meletakkan tasnya di belakang, dekat pilar masjid, saat sedang salat. Pelaku kemudian datang dan duduk di dekatnya,” kata Zainal, Rabu (23/7/2025).
Pelaku menunggu momen yang tepat untuk melancarkan aksinya. Setelah memastikan situasi aman dan jemaah lain tidak memperhatikan, pelaku dengan cepat mengambil tas korban lalu segera meninggalkan area masjid.
Korban baru menyadari tasnya telah raib setelah menyelesaikan salat. Di dalam tas tersebut, korban kehilangan barang-barang berharga, termasuk satu unit ponsel, surat tanda nomor kendaraan (STNK), dan kunci kontak sepeda motor.
Pemilik tas segera melaporkan kepada petugas keamanan masjid. “Kami tidak sempat menanyakan identitas lengkap korban. Namun kami langsung membantunya dengan memeriksa rekaman CCTV,” imbuh Zainal.
Pasca-kejadian yang menimpa para jemaah, Masjid Agung Jami memperketat pengamanan masjid untuk mencegah kejadian serupa. Kini tiga personel keamanan dikerahkan untuk melakukan pengamanan.
Petugas itu ditempatkan di area salat pria, di area salat wanita, dan memantau operasional CCTV secara penuh. “Selain penempatan petugas, kami juga secara rutin mengimbau melalui pengeras suara agar jemaah meletakkan barang bawaan di sisi depan yang mudah diawasi atau memanfaatkan fasilitas penitipan barang yang telah disediakan,” imbau Zainal.
Pihak korban pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Klojen agar ditindaklanjuti. Pihak kepolisian pun sudah mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan awal.
Terpisah, Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdiyanto menjelaskan mendapati informasi tersebut langsung berkoordinasi dengan Polsek Klojen. "Kami pastikan laporan tersebut akan segera ditindaklanjuti. Jika laporan dari korban sudah masuk secara resmi, penyelidikan untuk mencari pelaku akan segera kami laksanakan,” kata Yudi.