Insiden Tragis di Jalur Pantura Demak: Bus dan Truk Terjun ke Sungai, Korban Jiwa Berjatuhan
DEMAK - Kecelakaan terjadi pada Jalur Pantura Demak-Kudus antara truk tronton dan bus yang menyebabkan kedua kendaraan terperosok ke sungai. Dua penumpang bus mengalami luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit, sementara proses evakuasi berjalan lama dan menyebabkan kemacetan panjang.
Kecelakaan Jalur Pantura Demak ini terjadi pada Jumat (25/4/2025) di wilayah Desa Wonoketingal, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak. Bus dengan nomor polisi K 7122 QB yang dikemudikan oleh Ahmad Naim tengah berhenti di pinggir jalan untuk menurunkan penumpang, saat tiba-tiba dari arah belakang melaju truk tronton bernomor polisi B 9022 KXX yang langsung menghantam bagian belakang bus hingga keduanya jatuh ke sungai.
“Saya lihat dari spion, truk itu oleng ke kiri, tiba-tiba langsung menabrak. Saya sudah di jalur kiri, tetapi dia melewati marka,” ujar Ahmad Naim di lokasi kejadian, sambil menahan sakit akibat kakinya yang terjepit kabin.
Dua penumpang bus mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan. Sementara kedua sopir selamat dan hanya mengalami luka ringan, meski kondisi kabin kedua kendaraan rusak parah.
Ahmad Naim menduga sopir truk dalam kondisi mengantuk sebelum kejadian. “Mungkin sopir truk mengantuk dan tidak sempat mengerem, makanya menabrak dari belakang,” tambahnya.
Proses evakuasi bangkai truk dan bus dari dasar sungai membutuhkan waktu lama dan melibatkan truk derek. Kemacetan panjang pun terjadi di lokasi kejadian kecelakaan Jalur Pantura Demak ini, terutama dari arah Kudus menuju Demak.
Unit Laka Satlantas Polres Demak saat ini tengah menangani kasus kecelakaan Jalur Pantura Demak tersebut.
Polda Jateng, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo, Kombes Pol Artanto, Jawa Tengah, Jateng, Kombes Pol Ari Wibowo, AKBP Ike Yulianto Wicaksono, Artanto, Ribut Hari Wibowo