Hari Bhayangkara, Polres Magelang Kota Bersama PSMTI Renovasi Rumah Tukang Becak
Magelang—Polres Magelang Kota bersama Keluarga Besar Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Magelang mengecek langsung hasil program bantuan Bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Rabu (25/6/2025).
RTLH yang mendapatkan support dari Polres Magelang Kota, yakni rumah milik Budiyono, warga Kramat Selatan, Magelang Utara.
Pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang becak ini mengaku senang dengan bantuan Polres Magelang Kota dan keluarga besar PSMTI Kota Magelang. “Saya senang sekali. Apalagi rumah saya dulu kayak gitu lah. Tapi, Alhamdulillah sekarang sudah bersih dan sudah bagus,” katanya penuh syukur.
Ia mengaku, untuk memperbaiki rumah sendiri cukup sulit. Apalagi pekerjaan istrinya juga hanya sebagai pembuat buntil dan kuluban yang dititipkan di warung-warung.
“Pemasukan tukang becak sekarang nggak nentu. Terkadang sehari bisa hanya narik dua kali, kadang satu kali, bahkan pernah tidak ada penumpang sama sekali,” ucapnya.
Kapolres Magelang Kota AKBP Anita Indah Setyaningrum mengatakan, kegiatan bedah rumah ini merupakan rangkaian HUT ke-79 Bhayangkara.
Ia mengatakan, awal melakukan survei, rumah milik Budiyono ini masuk kategori rumah tidak layak huni (RTLH).
“Kami menggandeng Keluarga Besar Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Magelang memberikan support dan bantuan dengan memperbaiki rumah Bapak Budiyono. Sehingga bisa menjadi rumah yang layak huni dan nyaman ditempati,” katanya.
Dalam merenovasi rumah tersebut, pihaknya memberikan support anggaran Rp 50 juta sampai Rp 100 juta.
Ia berharap dengan telah dilakukannya Bedah Rumah dapat meningkatkan kualitas hidup sehat dan kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima.