Hari Bhayangkara ke-79, Ratusan Remaja Ikuti Vaksinasi HPV dan Pap Smear di Polresta Malang Kota

Hari Bhayangkara ke-79, Ratusan Remaja Ikuti Vaksinasi HPV dan Pap Smear di Polresta Malang Kota

MALANG - Polresta Malang Kota bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang terus berkomitmen mendukung upaya pencegahan kanker serviks sejak dini.

Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggelar bakti sosial kegiatan vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) dan pemeriksaan pap smear di Ballroom Sanika Satyawada Mapolresta Malang Kota, Kamis (26/6/2025).

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono mengatakan, pelaksanaan vaksinasi HPV dan pap smear menyasar ke kalangan remaja putri.

"Kami beri perhatian dan tetap peduli sejak awal, bahwa kelompok rentan khususnya anak remaja putri yang menjadi prioritas. Dan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-79 ini, kami bekerja sama dengan Pemkot Malang dalam hal ini Dinkes Kota Malang melaksanakan vaksinasi HPV dan pap smear," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Dirinya menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 200 remaja putri. Dengan rincian, 100 remaja mengikuti vaksinasi HPV dan 100 remaja lainnya menjalani pemeriksaan pap smear.

"Kami selalu didukung Pemkot Malang dalam hal ini Dinkes Kota Malang untuk ketersediaan vaksinnya dan ini gratis. Karena diketahui, apabila melakukan vaksinasi HPV di luar harganya kurang lebih Rp 1,5 juta," ujarnya.

"Selagi ada kesempatan vaksinasi HPV gratis ini, maka bisa dimanfaatkan dengan baik. Dan pemeriksaan pap smear atau vaksinasi HPV ini sangat penting, di dalam mencegah kanker serviks," bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Malang, drg Muhammad Zamroni mengimbau kepada remaja perempuan untuk dapat segera melakukan vaksinasi HPV.

"Kasus kanker serviks di Indonesia ini semakin lama semakin meningkat, dan dari pemeriksaan yang kami lalukan sebanyak 20 persen perempuan di Kota Malang positif kanker serviks. Oleh karenanya untuk perempuan khususnya remaja putri usia 15 tahun ke atas, bisa segera vaksinasi HPV. Karena kanker serviks berbahaya dan bagi perempuan yang menjadi calon ibu, ini bisa berpengaruh terhadap gangguan kandungan," bebernya.

Bagi remaja perempuan yang ingin melakukan vaksinasi HPV, bisa segera datang ke puskesmas atau klinik kesehatan yang berada di wilayah masing-masing.

"Sekali lagi, remaja perempuan usia 15 tahun ke atas bisa menuju ke puskesmas atau klinik lalu dikoordinasikan dengan Dinkes untuk disiapkan vaksinnya. Ini program pemerintah dan gratis, dengan pemberian dosis vaksinasi HPV dilakukan sebanyak tiga kali dengan selang jangka waktunya akan ditentukan dan dijadwalkan oleh faskes masing-masing," tandasnya.