Gudang Home Industri Keranjang Tembakau di Temanggung Terbakar, Kerugian Rp 500 Juta
Temanggung - Kebakaran hebat melanda gudang home industri keranjang tembakau di Ngliwu, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kedu, Rabu (9/7/2025). Kejadian ini mengakibatkan pemiliknya, Djuremi, 60, menderita kerugian hingga Rp 509 juta.
Peristiwa terjadi pukul 02.50 dini hari. Peristiwa bermula saat salah satu warga di sekitar gudang mendengar suara gaduh. Kemudian mengecek bangunan gudang yang memproduksi keranjang tembakau.
Di sana tersimpan bahan produksi seperti pelepah pisang yang dikeringkan. Ternyata bangunan tersebut mengeluarkan api dan asap.
Lantas, warga berteriak meminta tolong dan berusaha memadamkan api yang membakar gudang.
"Kami menerima laporan kebakaran pukul 03.17 dini hari. Lalu petugas berusaha memadamkan api dan selesai pukul 05.56 pagi," kata Kasi Pemadaman, Penyelamatan, dan Evakuasi Kebakaran, Damkar Temanggung, Edi Irwanto, saat dihubungi.
Edi menjelaskan, pihaknya menerjunkan 6 personel Damkar Mako Temanggung, 4 dari Pos Pringsurat, dan 4 dari Pos Candiroto. Para petugas berjibaku hampir 3 jam memadamkan api. Adapun bangunan yang terbakar seluas 96 meter persegi. Kerugian ditaksir Rp 509 juta.
"Penyebab kebakaran diduga kegagalan instalasi listrik kendaraan. Ini masih penyelidikan," jelasnya.
Kendati begitu, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Petugas damkar juga berupaya agar si jago merah tidak merembet ke bangunan rumah di dekatnya gudang tersebut.
"Korban jiwa nihil. Kami berupaya maksimal agar si jago merah tidak merembet ke bangunan lainnya. Sehingga bangunan rumah bisa selamat dan tidak terbakar," ujar Edi.
Edi mengimbau, agar masyarakat lebih memerhatikan kondisi instalasi listrik rumah maupun kendaraan. Sehingga kejadian serupa bisa diminimalisasi dan tidak terjadi lagi.
"Kami siap 24 jam manakala ada kebakaran bisa langsung menghubungi damkar. Dan kami harap agar masyarakat mengecek kondisi instalasi listrik untuk meminimalisasi potensi terjadinya kebakaran," imbuhnya.