Gerakan Pangan Murah Polresta Banyumas Disambut Antusias Warga
Banyumas - Polresta Banyumas menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Balai Kelurahan Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara, Kamis (14/8/2025). Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti dan Kapolresta Banyumas Kombes Pol Ari Wibowo.
Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Ari Wibowo menjelaskan, gerakan pasar murah ini merupakan bagian dari program akselerasi yang telah dilaksanakan di seluruh Polda, termasuk Polda Jawa Tengah. Di wilayah Banyumas, kegiatan dimulai pada Senin (11/8/2025) dengan menggandeng Bulog Banyumas sebagai pemasok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
“Senin dan Selasa kita distribusikan 15 ton per hari, sedangkan hari ini 35 ton. Total sampai hari ketiga ini kurang lebih 70 ton beras SPHP telah kita gelontorkan,” ungkap Kombes Pol Ari Wibowo.
Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (dok. RRI/Damara)
Beras yang disalurkan dibanderol dengan harga Rp11.500 per kilogram, di bawah harga pasar yang saat ini mencapai Rp13.000 per kilogram. Setiap warga dibatasi maksimal membeli dua sak, masing-masing berisi lima kilogram.
Kapolresta menyampaikan, gerakan pangan murah akan terus berlangsung hingga setelah peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus. Selain itu ia juga mengungkapkan tujuan dari GPM ini untuk menjaga harga beras di masyarakat tetap stabil.
“Harapannya stok beras tetap lancar dan harga bisa stabil, terutama beras juga bisa dapat stabil.” ujarnya.
Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti memberikan apresiasi atas program ini. Ia menyebut program ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Ini sangat menguntungkan masyarakat. Harga jauh di bawah pasar, dan stok juga tetap tersedia. Kalau setelah 17 Agustus harga belum stabil, Pemkab bersama Bulog akan melanjutkan upaya stabilisasi ini,” katanya.