Dua Kasus Pencurian Spion dalam Sejam, Dugaan Pelaku Sama Merepotkan Pemilik Mobil di Semarang
Semarang - Aksi kejahatan di Kota Semarang semakin marak dan meresahkan. Tak hanya sasaran pencurian sepeda motor, sekarang ini juga marak terjadi aksi pencurian spion mobil.
Bahkan, hanya waktu semalam terjadi dua aksi pencurian spion mobil dengan sasaran yang berada di tepi jalan, termasuk di perkampungan. Pelakunya terekam CCTV dan diduga sama.
Informasi yang dihimpun, selama bulan Juli 2025 terdapat empat kali kasus ini hanya dalam kurun waktu dua semalam. Lokasinya, antara lain berada di wilayah Jagalan Kemuning, Semarang Tengah, Selasa (25/7/2025) sekitar pukul 03.15.
Dilokasi tersebut, pelaku menggunakan sepeda motor matic warna merah, mengenakan jaket dan helm. Modusnya, dengan cara mematahkan spion dan ditarik menggunakan tangan dan kabur.
Selang 15 menit berikutnya, pukul 03.30, pelaku juga menggasak spion mobil lain yang terparkir masih berdekatan dengan TKP awal. Aksinya juga terekam kamera cctv dilingkungan sekitar.
Baca Juga: Gaji dan Tambahan Penghasilan Pegawai PNS Diprediksi Naik 8 Persen Mulai Awal Agustus Ini, Begini Rinciannya
Hari sebelumnya, masih diduga pelaku sama melakukan aksi pencurian spion mobil yang terparkir di garasi di Jalan Menteri Supeno, Selasa (29/7/2025).
Setelah berhasil, kemudian menyasar beraksi di jalanan kawasan Bergota dekat kamar jenazah RSUP Kariadi, (29/7/2025) pukul 03.20.
Kemudian, bulan sebelumnya pelaku juga beraksi sendirian mengendarai motor di pemukiman di Wanamukti (11/6/2025 pukul 04.30. Setelah itu, pelaku menggasak spion mobil di Jalan Seroja, (11/6/2025) pukul 05.15.
Di lokasi Jalan Seroja, pelaku sempat berupaya mengambil spion kanan. Namun alarm berbunyi dan langsung kabur.
Meski demikian, pelaku kembali lagi untuk mengambil spion bagian kiri. hanya hitungan detik, pelaku berhasil dan kabur.
Atas kejadian tersebut, Polrestabes Semarang juga turun tangan untuk mengungkap dan menangkap pelakunya.
Wakasatreskrim Polrestabes Semarang, Kompol Aris Munandar mengatakan, kepolisian masih melakukan penyelidikan.
"Iya, kita terima informasinya. Saat ini masih mendalami CCTV," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (1/8/2025).
Aris Munandar juga mengaku, kepolisian juga tengah melakukan identifikasi terhadap pelaku. Rekaman CCTV yang diterima, pelaku tersebut terlihat memakai kendaraan sama saat beraksi.
"Kami identifikasi pelaku, masih kita lakukan pengejaran," pungkasnya.