Demo Ricuh di Polres Magelang Kota, Dua Anggota Polisi Terluka

Demo Ricuh di Polres Magelang Kota, Dua Anggota Polisi Terluka

MAGELANG - Aksi demonstrasi di depan Markas Komando (Mako) Polres Magelang Kota pada Jumat (29/8/2025) malam akhirnya berakhir kondusif setelah aparat gabungan diterjunkan. Sebanyak 567 personel dari kepolisian dan TNI dikerahkan untuk mengendalikan massa yang sempat bertindak anarkistis.

Kapolres Magelang Kota AKBP Anita Indah Setyaingrum memastikan situasi telah terkendali. “Untuk saat ini kondisi Polres Magelang Kota alhamdulillah kondusif. Unjuk rasa berlangsung sejak pukul 15.30 WIB hingga 22.30 WIB,” ujarnya di Mako Polres Magelang Kota.

Massa yang berjumlah ratusan didominasi oleh kalangan muda dan pelajar. Dalam pengamanan, aparat gabungan dari Polresta Magelang, Polres Purworejo, Polres Temanggung, Kodim, Yon Armed 3, serta Brimob dikerahkan.

Polisi dan TNI juga melakukan patroli serta penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi kumpul massa. Kapolres mengimbau masyarakat tetap tenang dan menjaga anak-anaknya agar tidak ikut aksi anarkistis.

“Kami minta masyarakat tidak mudah terprovokasi dan menjaga putra-putrinya,” kata Anita.

Dalam kericuhan tersebut, dua personel polisi terluka akibat terkena besi pada bagian kaki dan kini dirawat intensif di RSUD Tidar Magelang. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun ada dua anggota kami yang luka,” tambahnya.

Polisi telah mengamankan sejumlah demonstran yang diduga sebagai provokator. “Saat ini masih dilakukan pemeriksaan dan pendalaman. Jika sudah ada informasi lengkap akan kami sampaikan,” jelas kapolres.

Kericuhan diketahui pecah ketika massa mencoba merangsek masuk ke Mako Polres Magelang Kota dengan merusak gerbang serta fasilitas. Massa juga melemparkan petasan, batu, hingga kayu ke arah aparat sebelum akhirnya berhasil dikendalikan.