Brigjen Pol Latif Usman: Anggota Terluka adalah Pejuang di Lapangan
Semarang - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Wakapolda Jateng) Brigjen Pol Latif Usman pada Selasa (2/9/2025) pagi melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang. Kunjungan tersebut ditujukan untuk menjenguk personel Polda Jateng yang mengalami sakit dan cidera saat menjalankan tugas pengamanan unjuk rasa beberapa waktu lalu.
Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga siang hari. Dalam agenda tersebut, Wakapolda didampingi oleh Dirsamapta Polda Jateng, Kabiddokes Polda Jateng, serta Karumkit RS Bhayangkara Semarang. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh jajaran tenaga medis yang sejak awal menangani anggota yang dirawat.
Dalam kunjungannya, Brigjen Pol Latif Usman menyalami satu per satu personel yang tengah mendapatkan perawatan. Ia menyampaikan rasa bangga sekaligus keprihatinan atas insiden yang menimpa anggotanya.
“Para personel ini adalah ujung tombak Polri dalam menjaga ketertiban masyarakat. Mereka tidak hanya menjalankan perintah, tetapi juga mengorbankan tenaga bahkan keselamatan demi terciptanya keamanan. Kami memastikan seluruh anggota yang terluka mendapat perhatian penuh, baik dari segi medis maupun dukungan moril,” ujar Latif Usman.
Selain berbincang dengan anggota yang dirawat, Wakapolda juga berdialog dengan keluarga pasien yang turut mendampingi. Ia menegaskan bahwa Polri akan menanggung seluruh kebutuhan pengobatan, sehingga keluarga tidak perlu khawatir terkait biaya maupun fasilitas perawatan.
Sebagai bentuk penghargaan, Wakapolda menyerahkan bingkisan kepada anggota yang sedang dalam pemulihan. Tindakan ini diharapkan dapat memberikan semangat tambahan agar mereka lekas pulih dan kembali ke satuan.
Dirsamapta Polda Jateng menambahkan bahwa personel yang mengalami luka saat bertugas merupakan representasi dari semangat dan dedikasi Polri dalam mengawal demokrasi. “Mereka adalah bukti nyata bahwa pengamanan unjuk rasa dilakukan dengan penuh tanggung jawab, meski harus menghadapi risiko di lapangan,” ucapnya.
Sementara itu, Kabiddokes Polda Jateng memastikan kondisi seluruh personel yang dirawat saat ini dalam keadaan stabil. Luka-luka yang dialami sebagian besar berupa cedera fisik akibat benturan saat pengamanan massa aksi.
“Alhamdulillah tidak ada yang dalam kondisi kritis. Semua anggota dalam pengawasan intensif tim medis, dan progres kesembuhan menunjukkan hasil yang baik. Kami targetkan dalam beberapa pekan ke depan sudah banyak yang bisa kembali beraktivitas,” jelas Kabiddokes.
Karumkit RS Bhayangkara Semarang menambahkan bahwa pihaknya menyiapkan tenaga medis terbaik serta fasilitas lengkap, termasuk ruang perawatan khusus bagi anggota kepolisian.
Kehadiran Brigjen Pol Latif Usman disambut hangat tidak hanya oleh pasien, tetapi juga oleh keluarga yang menunggui. Sejumlah keluarga bahkan meneteskan air mata haru saat menerima perhatian langsung dari pimpinan tinggi Polda Jateng.
“Terima kasih banyak kepada Bapak Wakapolda dan jajaran. Kehadiran beliau sangat menenangkan hati kami. Semoga anggota yang lain segera pulih,” ujar salah satu keluarga personel.
Melalui kunjungan ini, Wakapolda menegaskan komitmen Polri untuk selalu hadir bagi masyarakat dan anggota. Ia menyampaikan bahwa tugas pengamanan unjuk rasa merupakan amanat konstitusi yang harus dijalankan, namun keselamatan personel juga menjadi prioritas.
“Kami akan terus mengevaluasi pola pengamanan agar ke depan lebih humanis, persuasif, dan aman, baik bagi masyarakat maupun bagi anggota. Anggota yang terluka akan menjadi motivasi bagi kami untuk memperkuat solidaritas dan profesionalisme dalam bertugas,” tegas Brigjen Pol Latif Usman.
Dengan adanya kunjungan tersebut, diharapkan semangat personel yang sedang dirawat dapat pulih lebih cepat. Polri pun kembali menegaskan bahwa keamanan masyarakat adalah tanggung jawab bersama, dan pengorbanan anggota akan selalu dihargai serta diapresiasi oleh institusi. (*)