Bocah Meninggal Dunia di Grobogan, Ayah Angkat Diperiksa Terkait Dugaan Pemukulan
GROBOGAN - Teka-teki motif dugaan pembunuhan F yang dilakukan ayah angkatnya, K di rumahnya di Kelurahan Kuripan, Purwodadi, Grobogan, masih belum diketahui.
Dari hasil pembongkaran makam dan visum oleh tim dokter Forensik Polda Jawa Tengah dan Inafis Polres Grobogan hasilnya belum keluar.
Kasatreskrim Polres Grobogan AKP Agung Joko Haryo no mengatakan, saat ini ka susnya masih penyelidikan.
Ayah angkat korban, K sudah diamankan dan dimintai keterangan. Saat ditanya masalah motif dugaan pembunuhan, dia mengaku masih dalam penyelidIkan.
”Motif masih dalam proses pemeriksaan. Untuk lebih jelasnya akan dilakukan rilis,” kata AKP Agung Joko Haryono.
Sementara itu, dari informasi yang dihimpun wartawan Jawa Pos Radar Kudus ini di lapangan, pembunuhan diduga pada Rabu (2/7) lalu.
Korban F meninggal dunia diduga akibat kepalanya terbentur saat berada di kamar mandi.
Setelah diketahui meninggal dunia pada sore hari, pihak orang tua yang mengadopsi langsung memakamkan pada malam harinya.
Namun, keluarga asli F yang berada di Desa Depok, Toroh, tidak diberitahu.
Orang tua F tahu kematian anaknya itu, dari tetangga K.
Selain itu, ibu F juga mendapatkan laporan bahwa di tubuh F ada luka lebam.
Selajutnya pada Kamis pagi (3/7), ibu F melaporkan kejadian tersebut ke Polres Grobogan.