Banyumas Dilanda Hujan Deras, 22 Titik Bencana Terpantau
Banyumas - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Banyumas sejak Selasa (21/10/2025) sore hingga Rabu (22/10/2025) dini hari menyebabkan puluhan titik mengalami bencana alam. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas, tercatat sedikitnya 22 titik terdampak akibat hujan dengan intensitas tinggi tersebut.
Petugas BPBD Banyumas, Alif Nur Fauzi, mengatakan hingga Rabu pagi terdata berbagai kejadian bencana, mulai dari banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang. “ Sampai pagi ini total ada 22 titik kejadian di berbagai wilayah Banyumas. Jenisnya beragam, ada banjir luapan, tanah longsor, dan juga cuaca ekstrem berupa pohon tumbang,” jelas Alif kepada RRI, Rabu (22/10/2025).
Dari total kejadian tersebut, BPBD mencatat 11 kejadian bencana alam utama, terdiri dari dua kasus tanah longsor, dua kejadian cuaca ekstrem, dan tujuh titik banjir. Tanah longsor terjadi di Desa Sawangan Wetan Kecamatan Patikraja dan Kelurahan Tanjung Kecamatan Purwokerto Selatan.
Sementara itu, pohon tumbang akibat angin kencang dilaporkan terjadi di Desa Kedungrandu Kecamatan Patikraja serta di Perumahan Safire Regency Kelurahan Berkoh Kecamatan Purwokerto Selatan. Adapun banjir melanda beberapa titik, di antaranya Kelurahan Purwokerto Wetan, Kelurahan Arcawinangun, Kelurahan Karangpucung, Kelurahan Tanjung, Kelurahan Kranji, serta Desa Karanganyar dan Karangrau.
Untuk menangani bencana tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) Lintas Sektor dari BPBD Banyumas bersama Damkar dan Linmas Inti Kabupaten Banyumas telah melakukan penanganan di lapangan.
“ Penanganan masih terus dilakukan. Beberapa lokasi sudah dalam proses pendataan dan koordinasi untuk langkah lanjutan, “ tambah Alif.
BPBD mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat curah hujan di wilayah Banyumas masih cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan.