Bangga! Polri Tampil Perdana di Ajang Olahraga Dunia World Police and Fire Games 2025
JAKARTA - Menyambut Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Polri untuk pertama kalinya mencatat sejarah dengan turut ambil bagian dalam ajang internasional World Police and Fire Games (WPFG) yang digelar pada 27 Juni hingga 6 Juli 2025 di Birmingham, Alabama, Amerika Serikat.
Sebanyak 97 personel Polri diberangkatkan untuk mengikuti kompetisi pada 8 cabang olahraga, yaitu bola voli, bola basket, renang, atletik, golf, sepeda, judo, dan taekwondo. Pelepasan kontingen ditandai dengan penyerahan bendera oleh Kapolri kepada Ketua Kontingen, Karowatpers SSDM Polri, Brigjen Pol. Dr. Budhi Herdi Susianto, S.H., S.I.K., M.Si., CHRMP.
WPFG merupakan ajang dua tahunan yang mempertemukan penegak hukum dan pemadam kebakaran dari seluruh dunia, baik yang masih aktif maupun telah pensiun. Tahun ini merupakan edisi ke-22, dengan lebih dari 8.500 peserta dari 70 negara memperebutkan 1.600 medali dalam lebih dari 60 cabang olahraga—menjadikannya sebagai salah satu kompetisi olahraga terbesar di dunia setelah Olimpiade dan Asian Games.
Upacara pembukaan diselenggarakan pada Jumat (27/6) pukul 18.00 waktu setempat di Legacy Arena, dibuka oleh Walikota Birmingham Randall Woodfin, dengan penyalaan obor oleh Chief of Police Birmingham Michael Pickett.
Ketua Kontingen Polri, Brigjen Pol. Budhi Herdi Susianto menyatakan bahwa keikutsertaan Polri dalam WPFG bukan hanya menjadi ajang pencapaian prestasi, namun juga sebagai bentuk penguatan hubungan internasional.
“Keikutsertaan Polri dalam WPFG 2025 adalah komitmen kami untuk menunjukkan bahwa institusi Polri siap bersaing di tingkat global, tidak hanya dalam aspek tugas dan fungsi, tapi juga dalam membangun kesehatan jasmani, sportivitas, serta solidaritas dengan sesama penegak hukum dari berbagai negara,” ujarnya.
“Kami berharap kontingen Polri dapat memberikan yang terbaik untuk bangsa, serta menjadi duta yang mengharumkan nama Indonesia di mata dunia,” tambahnya.
Lebih dari sekadar kompetisi, WPFG menjadi forum pertukaran pengalaman antar aparat penegak hukum dari berbagai negara, memperkuat jaringan kerja sama internasional, serta mempererat solidaritas melalui semangat olahraga dan profesionalisme lintas batas.