Avanza Kecelakaan di Tol Semarang–Solo, Balita Terjepit dalam Kabin
SEMARANG - Suara benturan keras dari arah ruas Tol Semarang-Solo mengagetkan warga Desa Koripan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, pada Minggu (20/7) siang.
Warga yang bergegas mendekati sumber suara dihadapkan pada pemandangan mengerikan: sebuah mobil Toyota Avanza ringsek di tengah sawah, dengan para penumpang terjebak di dalamnya.
Di tengah kepanikan, aksi heroik warga yang mendahulukan penyelamatan anak-anak menjadi sorotan utama.
Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB ini bermula saat mobil Avanza berpelat AD1309CZ yang melaju dari arah Semarang menuju Solo tiba-tiba oleng dan terjun bebas ke area persawahan sedalam 10 meter di sisi kiri jalan tol.
Salah seorang warga setempat, Jumali, menjadi saksi mata sekaligus salah satu penolong pertama.
Ia menuturkan mendengar suara benturan yang sangat kencang sebelum akhirnya menemukan mobil tersebut sudah dalam kondisi hancur.
Tanpa pikir panjang, ia dan warga lain langsung berupaya melakukan evakuasi darurat.
Tantangan terbesar mereka adalah kondisi mobil yang sudah tidak berbentuk, membuat pintu-pintu sulit untuk dibuka.
Di tengah situasi genting tersebut, para penolong membuat keputusan cepat untuk memprioritaskan korban yang paling rentan.
“Yang pertama saya evakuasi anak-anak, karena mereka terjepit di dalam,” ungkap Jumali saat ditemui di lokasi.
"Pintu mobil susah dibuka, karena bentuk mobilnya sudah hancur," jelasnya menggambarkan betapa sulitnya proses penyelamatan itu.
Dua anak balita, berinisial MAA (3) dan NHA (5), menjadi fokus utama evakuasi warga sebelum mereka menolong korban dewasa lainnya.
Aksi cepat dan keputusan untuk mendahulukan anak-anak ini menjadi momen krusial yang menunjukkan besarnya rasa kemanusiaan di tengah tragedi.
Menurut Kasatlantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, kecelakaan tunggal ini diduga kuat terjadi karena pengemudi, Dito Prasetyo Nugroho (42), mengalami kelelahan atau mengantuk.
"Diduga pengemudi kurang konsentrasi sehingga kendaraan oleng ke kiri, keluar jalur, lalu masuk ke parit dan terjun ke sawah," kata AKP Lingga.
Akibat insiden ini, satu penumpang bernama Budi Retnowati (52) meninggal dunia di tempat kejadian dengan luka berat di kepala.
Sementara enam korban lainnya, termasuk sopir dan dua balita tersebut, mengalami luka-luka dan segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
Selain mereka, korban luka lainnya adalah Darsito (61), Arinda Kusuma Putri (32), dan Rizki Nur Ashari (26).
Aksi heroik warga menjadi penentu nasib para korban selamat di detik-detik pertama pasca kecelakaan.