Antisipasi Gangguan Keamanan, Polisi Perketat Pengamanan di Libur Kenaikan Isa Almasih
MALANG - Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan di wilayah Kota Malang selama momen libur panjang Kenaikan Isa Almasih, Polresta Malang Kota mengintensifkan kegiatan rutin yang ditingkatkan berupa pelaksanaan patroli.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto mengatakan, patroli menyasar ke objek vital seperti tempat wisata maupun tempat keramaian masyarakat.
"Selama libur panjang ini, kami tetap melaksanakan kegiatan pengamanan untuk antisipasi gangguan kamtibmas. Yaitu dengan melakukan patroli di tempat wisata maupun tempat keramaian umum seperti Kayutangan Heritage, Alun-alun Merdeka, hingga pusat perbelanjaan," ujarnya kepada TribunJatim.com, Jumat (30/5/2025).
Dirinya menjelaskan, selama momen libur panjang, ada sekitar 100 lebih personel yang dikerahkan untuk mejaga keamanan wilayah Kota Malang.
"Kegiatan patroli rutin dilaksanakan, baik pagi maupun malam. Untuk patroli pagi, dilakukan mulai pukul 09.00 WIB dan malam mulai pukul 20.00 WIB," tambahnya.
Ipda Yudi mengungkapkan, seluruh personel di Polresta Malang Kota hingga di tingkat jajaran Polsek siap terjun langsung apabila ditemukan adanya laporan atau kejadian gangguan kamtibmas.
"Kami siap bergerak melakukan langkah-langkah kepolisian. Artinya, tetap kami kedepankan preventif dan preemtif," imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap segala macam tindak kriminalitas.
Apabila mengetahui atau menjadi korban tindak kejahatan, segera lapor ke Polresta Malang Kota atau Polsek terdekat maupun call center online 110 ataupun lewat WhatsApp di nomor 0811-3780-2000.
"Warga diimbau tetap berhati-hati, apalagi kalau akan meninggalkan rumah dalam kondisi kosong. Pastikan seluruh bagian pintu maupun pagar telah terkunci rapat," terangnya.
Sementara itu, hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono.
Di mana pihaknya tetap turun langsung membantu pengamanan di setiap objek vital di Kota Malang.
"Tentunya, kami tetap turun langsung ke lapangan. Kami lakukan monitoring berkala terhadap kondisi yang ada," tandasnya.