Aksi Damai Mahasiswa di Jateng Berjalan Kondusif, Polisi Sebut Cermin Demokrasi Sehat
SEMARANG - Polda Jawa Tengah menyatakan apresiasi terhadap para mahasiswa yang saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah berjalan tertib pada Senin (20/10/2025).
Aksi yang digelar oleh 200 peserta aksi dari BEM Semarang Raya dan GERAM Jateng berakhir dengan tertib dan kondusif pada pukul 17.30 WIB. Hal tersebut diungkapkan Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto di Mapolda Jateng, Selasa (21/10/2025)
Berdasarkan pengamatan di lokasi, sepanjang aksi berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali. “Kami apresiasi atas aksi damai yang digelar oleh mahasiswa di depan Kantor Gubernuran hari ini. Secara bergiliran mereka menyampaikan orasi dengan tertib tanpa disertai tindakan anarkis. Ini adalah bukti bahwa proses demokrasi bisa disampaikan dengan cara yang elegan dan bermartabat,” tuturnya.
Artanto juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas pengamanan dari Polda Jateng dan Polrestabes Semarang yang mengawal jalannya kegiatan dengan pendekatan persuasif dan humanis. Atas pelaksanaan pengamanan yang profesional tersebut mampu menjaga keamanan dan ketertiban serta mencegah timbulnya gangguan terhadap masyarakat dan para pengguna jalan di sekitar lokasi.
“Kehadiran tim negosiator dan personel Polwan di tengah peserta aksi menciptakan suasana sejuk di lapangan. Kami lihat petugas bahkan membantu membagikan air mineral kepada pengunjuk rasa di tengah cuaca terik. Ini mencerminkan komitmen Polri untuk menjaga keamanan tanpa menghalangi aspirasi masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, aksi damai seperti ini menjadi cermin kedewasaan politik dan kematangan intelektual generasi muda dalam menyalurkan pendapat. Dirinya berharap, semangat positif tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat di daerah lain agar menyampaikan aspirasi dengan cara-cara yang santun dan konstruktif.
Ditegaskan bahwa Polda Jawa Tengah dan jajarannya berkomitmen untuk mengedepankan upaya humanis dalam setiap pengamanan aksi unjuk rasa.
“Polri adalah pengawal sekaligus mitra masyarakat dalam proses demokrasi. Kami berharap peran serta dan kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat Jawa Tengah demi terjaganya kondusifitas sitkamtibmas,” tandasnya.