Akses Malang-Surabaya Terhenti Akibat Banjir Besar

Akses Malang-Surabaya Terhenti Akibat Banjir Besar

MALANG - Hujan lebat mengguyur Kota Malang, Jawa Timur menyebabkan banjir di sejumlah titik. Tidak hanya menggenangi jalan utama, banjir juga merendam ratusan rumah warga. Bahkan, akses menuju Surabaya lumpuh.

Berdasarkan pantauan, banjir setinggi 60 sentimeter (cm) terjadi di ruas Jalan Letjend Sutoyo dan Letjen S Parman membuat kendaraan dari arah Surabaya-Malang lumpuh dan menyebabkan kemacetan arus lalu lintas hingga 5 kilometer.

Warga Sidoarjo, Junaedi, salah satu pengendara yang terjebak banjir mengaku, tidak bisa melanjutkan perjalanan ke Polresta Malang Kota.

"Banjirnya sangat besar. Setelah, saya turun dari fly over Arjosari, rencananya akan ke Polresta Malang, tetapi tidak bisa karena air tinggi," kata Junaedi kepada wartawan, Kamis (4/12/2025).

Warga Jalan Letjend S Parman, Yanto mengatakan, banjir rutin terjadi setiap hujan deras. Selain menggenangi jalan utama, air juga masuk ke gang-gang pemukiman warga.

"Setiap hujan pasti banjir. Air di jalan juga masuk ke kampung-kampung," jelasnya.

Yanto menduga, banjir disebabkan drainase di sepanjang jalan utama yang tidak mampu menampung debit air. Ia berharap, Pemkot Malang segera memperbaiki drainase untuk mencegah banjir berulang.

"Harapan kami Pemkot segera bertindak. Masa banjir terus menerus setiap hujan deras," tambahnya.

Akibat banjir di jalan protokol ini, puluhan sepeda motor juga dilaporkan mogok bahkan hanyut, memperparah kemacetan di beberapa titik.

Tim BPBD Kota Malang dan warga setempat tengah melakukan upaya evakuasi dan pembersihan area terdampak.

sumber: beritasatu