Waspada Arus Balik Akhir Pekan, Lalu Lintas Kota Malang Terpantau Landai Dua Hari Terakhir

Waspada Arus Balik Akhir Pekan, Lalu Lintas Kota Malang Terpantau Landai Dua Hari Terakhir

MALANG KOTA - Sejumlah ruas jalan diprediksi bakal ramai pada akhir pekan ini. Itu karena dua hari ke depan masuk dalam fase puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang R Widjaja Saleh Putra mengatakan, pihaknya sudah memulai pemantauan arus balik sejak 30 Desember 2025.

Hasilnya, jumlah kendaraan yang keluar dan masuk dalam beberapa hari terakhir masih cukup landai. Contohnya pada 1 Januari 2026 lalu. Saat itu dishub mencatat ada 234.585 kendaraan yang masuk Kota Malang. Sementara yang keluar dari Kota Malang berjumlah 157.301 kendaraan (selengkapnya baca grafis).

Jumlah itu lebih sedikit ketimbang arus balik pada tahun sebelumnya. Sebab, pada 1 Januari 2025 lalu dishub mencatat ada 247.605 kendaraan yang masuk Kota Malang. Sementara yang keluar berjumlah 252.210 kendaraan. ”Karena masih terbilang landai, untuk pengaturan lalu lintas kami lebih mengandalkan ATCS (Area Traffic Control System),” jelas Jaya.

Pantauan Arus Kendaraan di Kota Malang

Lewat ATCS, pihaknya bisa mengatur lama tidaknya lampu lalu lintas, sehingga kendaraan bisa berjalan lancar. Selain ATCS, dishub juga memantau lokasi-lokasi rawan macet. Misalnya saja di Kajoetangan Heritage, depan Mal Olympic Garden (MOG), hingga sekitar Balai Kota Malang.

Pantauan juga dilakukan di pintu keluar Kota Malang. Contohnya di Jalan Ahmad Yani menuju Karanglo dan Exit Tol Madyopuro. ”Sejauh ini, di sekitar pintu keluar cenderung ramai lancar,” sambung pejabat eselon II B Pemkot Malang tersebut. Upaya lainnya dengan melakukan contra-flow.

Namun rekayasa itu hanya diterapkan jika arus lalu lintas terpantau padat. Pihaknya memprediksi bahwa peningkatan arus kendaraan bakal terjadi pada Sabtu (3/1) dan Minggu (4/1).

Di tempat lain, Kepala UPT Bandara Abdulrachman Saleh Purwo Cahyo Widyatmoko juga mengaku sudah melakukan pemantauan terhadap arus balik sejak Kamis lalu (1/1). ”Prediksi kami puncak arus balik penerbangan di Malang terjadi pada 4 Januari,” terangnya.

Dia menyebut, peningkatan sudah terjadi sejak Kamis lalu (1/1). Dibandingkan dengan Rabu (31/12), ada kenaikan penumpang. Baik yang datang maupun berangkat. Untuk penumpang yang datang pada Kamis lalu (1/1) berjumlah 589 orang. Sementara yang berangkat berjumlah 554 orang. Jika ditotal ada 1.143 penumpang.

Sementara pada 31 Desember 2025, jumlah penumpang yang datang ada 431 orang. Sedangkan yang berangkat ada 565 orang. Jumlah totalnya 996 orang. Peningkatan jumlah penumpang itu salah satunya dipengaruhi adanya rute penerbangan baru. Yakni penerbangan rute Malang-Lombok.

Kepala Satuan Pelayanan (Satpel) Terminal Tipe A Arjosari Mega Perwira Donowati juga menyebut bahwa arus balik mulai terjadi pada 31 Desember lalu. Pada periode tersebut, tercatat ada 6.167 penumpang bus AKDP (Antar Koda Dalam Provinsi) yang meninggalkan Kota Malang.

Sedangkan untuk penumpang AKAP (Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) tercatat ada 1.314 orang. Tujuan AKDP paling banyak ke Kota Surabaya, kemudian Blitar. Sedangkan untuk AKAP, tujuannya yakni Jakarta, Bali, dan Jawa Tengah.

”Setelah tanggal 31 arus balik meningkat, pada 1 Januari jumlah penumpang kembali landai,” ujar Mega. Pada tanggal 1 Januari, tercatat jumlah penumpang yang berangkat dengan bus AKDP sebanyak 5.737 orang. Sementara yang menggunakan bus AKAP berjumlah 1.062 orang.

Mega menuturkan, puncak arus balik kemungkinan terjadi pada hari ini (3/1). Sebab, pada Senin pekan depan (5/1), kantor-kantor mulai beraktivitas kembali dan libur sekolah selesai. Pada puncak arus balik, kemungkinan jumlah penumpang yang meninggalkan Kota Malang berjumlah 7.000 hingga 8.000 orang.

sumber: radarmalang