Wanita Pasien Panti Lompat ke Sungai di Klaten, Tim Gabungan Lakukan Evakuasi
Klaten - Seorang pasien perempuan Rumah Pelayanan Sosial dan Disabilitas Mental (RSPDM) Hestining Budi di Jalan Rajawali, Bareng, Kecamatan Klaten Tengah, Klaten Klaten kabur dengan melompat ke sungai di belakang panti. Pasien ditemukan selamat terlentang tanpa busana dan tidak mampu berjalan sehingga dievakusi polisi dan Damkar Klaten.
"Pasien ditemukan dalam telentang tanpa busana dan tidak mampu berdiri setelah terjatuh ke aliran sungai dari ketinggian sekitar enam meter. Peristiwa tersebut langsung mendapat penanganan setelah dilaporkan kepada kepolisian,' ungkap Kasi Humas Polres Klaten AKP Suwoto, Jumat (26/12/2025) siang.
Dijelaskan Suwoto, laporan pertama diterima melalui layanan WA Lapor Polres Klaten juga ke Polsek Klaten. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel kepolisian langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
"Kebetulan, Kaposyan Alun-alun Klaten AKP Iskandar Hamidi beserta anggota sedang berada di sekitar lokasi dan segera memberikan pertolongan awal kepada korban," jelas Suwoto.
Personel Posyan yang berada di lokasi, sambung Suwoto, kemudian memberikan pakaian kepada korban sambil menunggu bantuan dari unsur lain untuk melakukan evakuasi. Termasuk Damkar Klaten.
"Kaposyan Alun-alun bersama anggota langsung memberikan pertolongan pertama, kemudian dibantu Polsek Klaten Kota, Satreskrim Polres Klaten, petugas pemadam kebakaran, serta relawan. Proses evakuasi berjalan lancar dan korban berhasil diangkat dari sungai," lanjut AKP Suwoto.
Sekitar pukul 12.30 WIB, kata Suwoto, ambulans PMI tiba di lokasi. Korban selanjutnya dibawa ke RSJD Soedjarwadi Wedi untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
"Berdasarkan keterangan tambahan dari pihak panti, kejadian bermula saat waktu istirahat. Korban diketahui berjalan menuju halaman belakang panti dan mengambil sebuah pintu besi yang berada di area tersebut. Korban kemudian memanjat pintu besi itu dan keluar dari area panti yang berbatasan langsung dengan aliran Kali Bareng," papar Suwoto.
"Ada salah satu saksi yang tahu segera memberitahukan kejadian tersebut kepada kepala panti. Selanjutnya, pihak panti melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Klaten Kota untuk meminta bantuan pertolongan dan evakuasi korban," imbuhnya.
Personel regu 3 Damkar Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Sungkono menjelaskan kejadian sekitar pukul 12.35 WIB. Korban tidak mengalami luka terbuka hanya sakit di pantat.
"Tidak ada luka terbuka tapi merasakan sakit di pantat. Infonya sudah dua kali terjun ke sungai," jelas Sungkono kepada detikJateng.
Menurut Sungkono, kondisi korban stabil dan tidak melakukan perlawanan saat dievakuasi. Ketinggian tembok pagar panti sekitar 8 meter.
"Ketinggian tembok pagar panti sekitar 8 meter. Proses evakuasi aman dan lancar, saat diberikan pakaian juga nurut," imbuh Sungkowo.
sumber: detikjateng