Viral Mobil Ungu “Berenang” di Sungai Kalong Brebes Bikin Geger Warga
BREBES - Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Brebes pada Selasa (30/12/2025) membawa petaka bagi Haryanto.
Niat hati memarkirkan kendaraan di tempat yang dikira aman, ia justru harus menyaksikan mobil kesayangannya 'berenang' di tengah arus deras Sungai Kalong.
Peristiwa nahas ini terjadi di Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong.
Sebuah minibus berwarna ungu milik Haryanto yang sedang terparkir tenang di talud tepi sungai, tiba-tiba terbawa longsor.
Tanah tebing sungai yang labil akibat gerusan air hujan tak kuat menahan beban, hingga akhirnya ambrol dan menyeret kendaraan tersebut terjun bebas ke dasar sungai.
Tersangkut Batu Besar
Warga sekitar sempat dibuat geger. Minibus tersebut tidak langsung tenggelam, namun sempat terseret arus sungai yang sedang mengganas beberapa meter dari titik jatuhnya.
Beruntung, perjalanan mobil itu terhenti setelah badannya tersangkut sebuah batu besar yang kokoh berdiri di tengah sungai. Jika tidak, mungkin kendaraan tersebut sudah hanyut lebih jauh terbawa aliran air yang keruh bercampur lumpur.
Pemandangan di lokasi kejadian cukup mencekam. Di tengah derasnya arus Sungai Kalong, terlihat atap mobil menyembul di antara gelombang air cokelat, menjadi tontonan warga yang khawatir sekaligus penasaran.
Evakuasi Menegangkan
Proses penyelamatan "si ungu" ini pun tak kalah dramatis. Sebuah truk derek dikerahkan ke bibir tebing untuk menarik bangkai mobil dari cengkeraman sungai.
Tim gabungan dari BPBD dan TNI harus berjibaku dengan waktu dan alam. Debit air sungai yang terus membesar menjadi tantangan tersendiri, membuat detik-detik evakuasi terasa sangat menegangkan.
Koordinator Pos BPBD Bumiayu, Budi Sujatmiko, membenarkan insiden tersebut. Saat dikonfirmasi, timnya tengah bekerja keras di lapangan.
"Ya ada peristiwa itu, saat ini masih dalam proses evakuasi," ujarnya singkat kepada Tribunbanyumas.com.
Hingga berita ini diturunkan, upaya pengangkatan mobil masih terus dilakukan sembari menunggu arus sungai sedikit lebih bersahabat.
Kejadian ini menjadi pengingat keras bagi warga untuk lebih waspada memarkir kendaraan di dekat tebing sungai, terutama saat musim hujan ekstrem seperti sekarang.
sumber: TribunBanyumas.com