Truk Box Oleng Akibat Kurang Konsentrasi, Dua Mobil Parkir Rusak di Bergas

Truk Box Oleng Akibat Kurang Konsentrasi, Dua Mobil Parkir Rusak di Bergas

SEMARANG — Kecelakaan lalu lintas melibatkan tiga kendaraan terjadi di jalur ramai Jalan Raya Semarang-Solo, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Jumat (23/1/2026) siang. Sebuah truk box bermuatan sembako tiba-tiba oleng dan menghantam dua mobil yang sedang terparkir di pinggir jalan.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.45 WIB di depan toko Frozen Mart, Kecamatan Bergas. Truk Mitsubishi Box berpelat nomor H 9341 JC yang melaju dari arah Bergas menuju Bawen menabrak Toyota Avanza berpelat nomor AB 1598 RJ dan Mitsubishi Pajero berpelat nomor AD 1796 RY yang berhenti di bahu jalan sebelah kiri.

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, truk yang dikemudikan A. Syukron, 30, warga Kecamatan Bawen, diduga hilang konsentrasi saat melintas di lokasi. Kendaraan besar itu mendadak oleng ke kiri hingga menghantam dua mobil di depannya.

"Benturan cukup keras membuat truk mengalami kerusakan, sementara dua mobil yang terparkir juga penyok di bagian bodi. Akibat kejadian tersebut, pengemudi truk dan penumpangnya, Rudianto, 50, warga Banyubiru, mengalami luka ringan. Keduanya langsung dilarikan ke RS Ken Saras untuk mendapatkan perawatan," kata Lingga.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Semarang Iptu Handriani menambahkan, dugaan awal kecelakaan dipicu kurangnya konsentrasi pengemudi.

“Korban pengemudi dan penumpang truk sudah mendapat penanganan medis. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan Unit Gakkum Satlantas Polres Semarang,” ujarnya.

Petugas Satlantas dibantu personel Polsek Bergas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta meminta keterangan saksi. Sempat terjadi antrean kendaraan dari arah Semarang karena badan truk mengganggu arus, namun proses evakuasi berjalan cepat sehingga lalu lintas kembali normal.

"Kita mengimbau pengguna jalan agar selalu menjaga konsentrasi saat berkendara, terutama di jalur padat dan kawasan aktivitas warga, guna mencegah kecelakaan serupa," tandas Iptu Handriani.

sumber: esposin