Tim Enggang Resta Tindak Lanjuti Dugaan Pencurian di Supermarket Harum Manis

Tim Enggang Resta Tindak Lanjuti Dugaan Pencurian di Supermarket Harum Manis

PONTIANAK, Polda Kalbar – Tim Enggang Resta Polresta Pontianak menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan tindak pencurian yang terjadi di Supermarket Harum Manis, Jalan H. Agus Salim, Pontianak, Minggu (16/8/2026).

Setibanya di lokasi, personel Tim Enggang Resta melakukan pengecekan dan meminta keterangan dari pihak supermarket serta petugas keamanan terkait kejadian tersebut.

Berdasarkan rekaman kamera CCTV, terduga pelaku diketahui pertama kali datang sekitar pukul 14.30 WIB dan diduga mengambil sejumlah barang dari dalam supermarket. Terduga pelaku kemudian kembali datang untuk kedua kalinya dan diduga kembali mengambil barang.

Aksi tersebut akhirnya diketahui oleh pihak keamanan. Terduga pelaku kemudian diamankan oleh anggota satpam sekitar pukul 19.25 WIB untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Tim Enggang Resta yang menerima informasi tersebut segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal dan memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Selanjutnya, penanganan terhadap dugaan tindak pidana tersebut dikoordinasikan dengan fungsi terkait untuk proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto,S.I.K.,M.Si. melalui Kasat Samapta AKP Suwanto, S.H., menegaskan bahwa Tim Enggang Resta akan terus hadir dan merespons setiap laporan maupun informasi dari masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan gangguan keamanan dan ketertiban.

“Kami mengimbau masyarakat maupun pelaku usaha untuk segera melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan. Kehadiran Tim Enggang Resta merupakan bentuk respons cepat Polresta Pontianak dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Kasat Samapta.

Polresta Pontianak juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap lingkungan sekitar serta segera menghubungi Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan atau kehadiran petugas kepolisian.