Tiga Kecamatan di Wonosobo Dilanda Angin Kencang, BPBD Catat 14 Rumah Rusak

Tiga Kecamatan di Wonosobo Dilanda Angin Kencang, BPBD Catat 14 Rumah Rusak

WONOSOBO - Angin kencang melanda Kabupaten Wonosobo, Sabtu (24/1/2026).

Bencana hidrometeorologi ini menyebabkan kerusakan rumah warga dan gangguan akses jalan di sejumlah wilayah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo mencatat setidaknya ada 14 rumah warga terdampak dari rusak ringan hingga berat.

Kepala Pelaksana BPBD Wonosobo Sumekto Hendra Kustanto mengatakan, dampak tersebar di Kecamatan Kejajar, Wonosobo, dan Wadaslintang.

"Wilayah terdampak paling banyak berada di Kecamatan Kejajar," ungkapnya.

Di Dusun Serangsari, Desa Serang, Kejajar, satu rumah warga mengalami kerusakan berat. Atap rumah dilaporkan habis tersapu angin.

Di Dusun Rowojali, Desa Tieng, angin kencang juga melanda permukiman warga, jumlah kerusakan masih dalam pendataan.

Kerusakan ringan terjadi di Dusun Krakal Kulon, Kelurahan Kejajar. Tiga rumah warga terdampak.

"Di Desa Igirmranak, basecamp pendakian ikut terkena dampak angin kencang," lanjutnya.

Di Dusun Rejosari, Desa Tambi, tiga rumah warga mengalami kerusakan. Satu rumah rusak sedang. Dua rumah lainnya rusak ringan.

Sementara itu, di Desa Kreo, dua rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan sedang.

Dampak angin kencang juga dirasakan di Kecamatan Wonosobo. Di Kelurahan Jaraksari, pohon tumbang di lapangan dan jalan masuk kampung. Di Kelurahan Wonosobo Timur, papan reklame roboh akibat terpaan angin.

Sementara itu, di Kampung Jolontoro, Kelurahan Sambek, satu rumah warga mengalami kerusakan ringan.

Baca juga: Banjir Bandang dari Gunung Slamet Sebabkan Sungai Alami Pendangkalan Drastis, Ada Pasir hingga Pipa

"Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka," sebutnya.

Di Kecamatan Wadaslintang, angin kencang menyebabkan pohon tumbang di Desa Lancar.

sumber: TribunBanyumas.com