Tanggul Jebol dan Sungai Meluap, Permukiman di Brangsong Kendal Terendam Banjir

Tanggul Jebol dan Sungai Meluap, Permukiman di Brangsong Kendal Terendam Banjir

Kendal - Hujan deras yang mengguyur kabupaten Kendal sejak sore hingga malam membuat Sungai Waridin Kendal meluap. Akibatnya, ruas jalan dan puluhan pemukiman di Kelurahan Kebonadem, Kendal

Kamis (15/1/2026) pukul 20.15 WIB, tingginya intensitas hujan membuat Sungai Waridin meluap ke Jalan Raya Soekarno Hatta pantura Kendal. Terlihat warga Kelurahan Kebonadem, Kecamatan Brangsong yang tinggal di sekitar sungai Waridin berusaha untuk menanggulnya dengan karung air dan seng.

Namun derasnya hujan dan tingginya debit air membuat tanggul yang dibuat warga jebol. Air Sungai Waridin meluap dan menggenangi puluhan rumah di Kelurahan Kebonadem.

Salah satu warga Kebonadem, Wahyudi, mengatakan hujan deras membuat Sungai Waridin meluap dan tanggul sebelah selatan jebol padahal warga sudah berusaha membendungnya.

"Hujan deras dari tadi sore sampai malam ini tidak berhenti akibatnya Sungai Waridin meluap sampai ke jalan raya pantura Kendal. Tanggul sebelah selatan juga jebol tadi sekitar pukul 20.30 WIB padahal warga sudah membendungnya," kata warga kelurahan Kebonadem, Wahyudi saat dihubungi detikjateng, Kamis (15/01/2026) malam.

Wahyudi menjelaskan air dari Sungai Waridin kemudian masuk ke pemukiman warga. Ketinggian air saat ini mencapai 60 sentimeter namun belum ada warga yang mengungsi.

"Airnya masuk ke rumah-rumah warga dan ketinggiannya mencapai 60 sentimeter. Ini masuk terus airnya," jelasnya.

Kasi Kedaruratan BPBD Kendal, Iwan Sulistyo, membenarkan meluapnya Sungai Waridin dan tanggul yang jebol sehingga air masuk ke pemukiman warga sekitar. Saat ini pihak BPBD Kendal masih melakukan assesment di lokasi.

"Benar malam ini Sungai Waridin meluap dan ada tanggul yang jebol. Air sungai sudah masuk ke pemukiman warga sekitar," kata Kasi Kedaruratan BPBD Kendal, Iwan Sulistyo.

"Anggota masih di lokasi dan melakukan assesment. Jadi detail data masih menunggu informasi lanjutan," sambungnya.

Iwan mengungkapkan anggota saat ini juga melakukan pemantauan di beberapa titik lokasi yang terdampak banjir di Kabupaten Kendal.

"Kami juga masih memantau daerah mana saja yang terdampak banjir. Nanti kami kabari lebih lanjut," pungkasnya.

Hingga pukul 21.45 WIB hujan deras masih mengguyur kabupaten Kendal.

sumber: detikjateng