SMP Kartiyoso Semarang Kunjungi Ditpolairud Polda Jateng, Belajar Keselamatan Laut hingga Naik Kapal Polisi

SMP Kartiyoso Semarang Kunjungi Ditpolairud Polda Jateng, Belajar Keselamatan Laut hingga Naik Kapal Polisi

Semarang – Upaya menanamkan kesadaran keselamatan sejak dini terus dilakukan Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Tengah. Kamis (22/1/2026), Ditpolairud menerima kunjungan edukatif puluhan siswa SMP Kartiyoso Semarang dalam program “Jajan CIKI” (Jalan-Jalan Karo Bocah Cilik).

Kunjungan ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi para pelajar untuk mengenal lebih dekat tugas pokok dan fungsi Polisi Perairan, sekaligus memahami pentingnya keselamatan di wilayah perairan. Para siswa disambut hangat oleh jajaran Ditpolairud sebelum mengikuti sesi pengenalan materi dan praktik lapangan.

Direktur Polairud Polda Jateng, Kombes Pol Raspani, S.I.K., mengatakan program Jajan CIKI merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membangun budaya sadar keselamatan dan hukum sejak usia sekolah.

“Melalui program ini, anak-anak kami ajak mengenal peran Polisi Perairan, mulai dari pengamanan wilayah perairan, penegakan hukum, hingga upaya penyelamatan dan kemanusiaan. Edukasi sejak dini sangat penting agar mereka memahami keselamatan berlayar dan mencintai lingkungan perairan,” ujar Raspani.

Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan pemaparan mengenai tugas Ditpolairud, pengenalan Kapal Polisi Pumai dan Kapal Polisi Perenjak, serta fungsi peralatan keselamatan dan SAR yang digunakan dalam operasi sehari-hari. Tak hanya menerima materi di dalam ruangan, para siswa juga diajak naik ke atas kapal polisi untuk melihat langsung fasilitas dan peralatan operasional.

Antusiasme peserta terlihat jelas. Para siswa aktif bertanya dan mengamati setiap sudut kapal. Salah satu siswa mengaku senang bisa merasakan pengalaman langsung berada di atas kapal polisi.

“Seru sekali, bisa naik kapal polisi dan tahu bagaimana cara menjaga keselamatan di laut. Saya jadi tahu tugas polisi perairan itu apa saja,” ujarnya dengan penuh semangat.

Selain pengenalan tugas kepolisian, Ditpolairud juga menyampaikan peran strategisnya dalam penanganan bencana alam, khususnya banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah di Jawa Tengah. Kombes Raspani menegaskan bahwa Ditpolairud memiliki Tim SAR Arnavat yang selalu siaga membantu masyarakat.

“Kami tidak hanya bertugas menjaga keamanan perairan, tetapi juga hadir dalam situasi darurat. Tim SAR Arnavat Ditpolairud selalu siap diterjunkan untuk membantu evakuasi dan penyelamatan warga saat terjadi bencana,” jelasnya.

Program Jajan CIKI ini diharapkan mampu membangun kesadaran anak-anak tentang pentingnya keselamatan di laut, menumbuhkan rasa percaya terhadap Polri, serta mempererat hubungan antara kepolisian dan dunia pendidikan.

Kegiatan kunjungan edukatif tersebut ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan kenang-kenangan, meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa SMP Kartiyoso Semarang yang mendapatkan pengalaman belajar langsung di lingkungan kepolisian. (*)