Sat Binmas Polresta Pontianak Sosialisasikan Bahaya Bullying dan Judi Online di SMP Negeri 9 Pontianak
PONTIANAK, Polda Kalbar – Dalam rangka membentuk karakter pelajar yang berakhlak, disiplin, dan bertanggung jawab, Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polresta Pontianak melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang bahaya bullying dan pencegahan judi online kepada para siswa SMP Negeri 9 Pontianak, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan dan penyuluhan kepada generasi muda agar terhindar dari berbagai bentuk kenakalan remaja.
Kegiatan dipimpin oleh Kasat Binmas Polresta Pontianak, AKP Agus Wandi, bersama personel Sat Binmas. Dalam penyuluhan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan bagi korban maupun pelaku, serta pentingnya menumbuhkan sikap saling menghormati dan peduli terhadap sesama di lingkungan sekolah.
Selain itu, para pelajar juga diedukasi mengenai bahaya judi online yang saat ini semakin mudah diakses melalui perangkat digital. Siswa diingatkan agar tidak mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan instan karena dapat berdampak pada kerugian finansial, gangguan psikologis, hingga berpotensi menimbulkan tindak pidana.
Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Binmas AKP Agus Wandi, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah preventif Polri dalam membangun karakter pelajar yang positif serta meningkatkan kesadaran hukum sejak usia dini.
"Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap para pelajar mampu memahami dampak buruk dari tindakan bullying maupun judi online, sehingga dapat menjadi generasi yang berakhlak mulia, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan maupun pengaruh negatif dunia digital," ujar AKP Agus Wandi.
Melalui kegiatan edukasi yang dilaksanakan secara berkesinambungan, Sat Binmas Polresta Pontianak berharap dapat mempererat sinergi dengan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif serta mendukung terwujudnya generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan taat hukum.(WG)