Puluhan Pelaku Balap Liar di Semarang Diamankan Polisi
Semarang - Polrestabes Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan melakukan penindakan terhadap aksi balapan liar yang meresahkan warga. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 2.00 hingga 4.00 WIB, di sepanjang Jalan Kompol Maksum, Kecamatan Semarang Selatan.
Dalam operasi yang dipimpin jajaran Satuan Samapta Polrestabes Semarang, petugas mengamankan 25 orang yang diduga terlibat aktivitas balapan liar. Selain itu, polisi juga mengamankan 19 unit sepeda motor yang mayoritas menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong.
Aksi balapan liar tersebut dinilai berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas serta membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya. Terlebih, dilakukan pada jam rawan di wilayah perkotaan.
Seluruh pelaku yang diamankan kemudian didata dan diberikan pembinaan di tempat sebagai langkah preventif. Sementara itu, barang bukti berupa kendaraan bermotor diserahkan kepada piket Satlantas Polrestabes Semarang untuk dilakukan proses penindakan berupa penilangan sesuai dengan ketentuan.
Kasat Samapta Polrestabes Semarang dalam keterangannya menegaskan, penindakan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kepolisian dalam menciptakan situasi Kota Semarang yang aman dan kondusif.Penindakan balap liar ini kami lakukan sebagai langkah tegas namun humanis demi menjaga kondusifitas Kota Semarang.
“Balapan liar tidak hanya mengganggu kenyamanan masyarakat, tetapi juga sangat membahayakan keselamatan. Baik bagi pelaku sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tegasnya AKBP Tri Wisnugroho.
Ia menambahkan, Polrestabes Semarang akan terus meningkatkan patroli dan kegiatan preventif, khususnya pada jam-jam rawan. Polisi mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga ketertiban lingkungan dengan tidak segan melaporkan aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas.
“Keamanan kota adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, semakin meningkat untuk menyalurkan hobi otomotifnya pada tempat yang tepat dan aman,” ucapnya.
sumber: rri.co