Profil Kombes Nanang Haryono, Perwira Akpol 2000 yang Kini Pimpin Reskrimsus Babel

Profil Kombes Nanang Haryono, Perwira Akpol 2000 yang Kini Pimpin Reskrimsus Babel

BANGKA BELITUNG - Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung resmi memasuki babak baru dalam penguatan penegakan hukum tindak pidana khusus. Jabatan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Babel kini diemban oleh Kombes Pol Nanang Haryono, perwira menengah Polri dengan rekam jejak panjang di bidang operasional dan kepemimpinan kewilayahan.

Penunjukan Kombes Nanang merupakan bagian dari mutasi dan rotasi jabatan di tubuh Polri yang bertujuan memperkuat kinerja institusi, khususnya dalam menghadapi tantangan kejahatan modern yang semakin kompleks. Di Bangka Belitung, tantangan tersebut mencakup kejahatan ekonomi, korupsi, pertambangan ilegal, hingga kejahatan siber yang berdampak langsung pada stabilitas daerah dan kepercayaan publik.

Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 2000 ini dikenal sebagai perwira yang menapaki karier dari level dasar hingga jabatan strategis. Dengan latar belakang pendidikan kepolisian dan pengalaman panjang di lapangan, Nanang kerap dipercaya memimpin satuan di wilayah dengan dinamika sosial dan kriminalitas yang tinggi.

Sebelum menjabat Dirreskrimsus Polda Babel, Nanang tercatat pernah mengemban amanah sebagai Kapolres Tuban. Di wilayah tersebut, ia menjadi sorotan publik setelah berhasil membongkar jaringan peredaran minuman keras oplosan berskala besar yang menelan korban jiwa dan meresahkan masyarakat. Penegakan hukum yang tegas dibarengi dengan perbaikan tata kelola pelayanan publik menjadi ciri kepemimpinannya.

Karier Nanang kemudian berlanjut sebagai Kapolresta Banyuwangi dan Kapolresta Malang Kota. Di dua daerah dengan karakteristik sosial yang berbeda, ia menerapkan pendekatan kepemimpinan yang adaptif: tegas dalam penegakan hukum, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis. Penanganan kasus narkotika, kejahatan jalanan, serta perlindungan terhadap perempuan dan anak menjadi fokus utama.

Di Malang Kota, Kombes Nanang dikenal mendorong respons cepat terhadap laporan masyarakat serta menguatkan sinergi dengan pemerintah daerah, akademisi, dan elemen masyarakat sipil. Pendekatan preventif diposisikan sebagai bagian integral dari strategi keamanan, seiring dengan upaya represif yang terukur.

Kini, tantangan baru menanti. Sebagai Dirreskrimsus Polda Babel, Nanang akan memimpin penanganan perkara yang menyentuh kepentingan publik secara luas, termasuk pengelolaan sumber daya alam dan kejahatan ekonomi lintas wilayah. Wilayah kepulauan dengan karakter geografis yang unik menuntut strategi penegakan hukum yang presisi, kolaboratif, dan berbasis intelijen.

Pengalaman lapangan, kemampuan manajerial, serta pemahaman hukum yang komprehensif menjadi modal penting bagi Nanang dalam menjalankan tugas barunya. Penunjukan ini diharapkan tidak hanya memperkuat penindakan hukum, tetapi juga mendorong terciptanya iklim investasi yang sehat serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Dengan kepemimpinan baru di Ditreskrimsus, Polda Bangka Belitung diharapkan mampu menghadirkan penegakan hukum yang berkeadilan, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik di Negeri Serumpun Sebalai. (*)