POSSI Kalbar Tetapkan Kepengurusan Baru Periode 2026–2030 di Pulau Pulau Lemukutan
Kalbar - Musyawarah Daerah (Musda) VII Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kalimantan Barat yang digelar di Pulau Lemukutan, Kabupaten Bengkayang resmi menetapkan Hermanus Irwan Dirgantara sebagai Ketua POSSI Kalbar periode 2026–2030. Senin (18/5/2026)
Dalam agenda yang berlangsung penuh dinamika tersebut, peserta Musda juga menetapkan Rezekikasari sebagai Ketua Aeromodeling Provinsi Kalimantan Barat masa bakti 2026–2030.
Proses pemilihan sendiri telah dimulai sejak awal Mei 2026. Pendaftaran bakal calon Ketua Umum dibuka pada 1–8 Mei 2026, sementara proses verifikasi administrasi dilakukan oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) pada 10 Mei 2026. Tim tersebut diketahui telah dibentuk sejak 25 April 2026 untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan organisasi.
POSSI Kalbar menetapkan syarat yang cukup ketat bagi setiap bakal calon ketua. Kandidat diwajibkan memperoleh dukungan tertulis minimal dari tiga Pengcab POSSI se-Kalimantan Barat, memiliki pengalaman kepengurusan minimal di tingkat cabang, serta mengantongi lisensi selam minimal A3 POSSI–CMAS.
Hermanus Irwan Dirgantara menegaskan bahwa POSSI bukan sekadar organisasi olahraga biasa. Menurutnya, olahraga selam memiliki cakupan yang luas, mulai dari pembinaan atlet, pengembangan wisata bawah air, penelitian kelautan, hingga dukungan terhadap kegiatan dive rescue.
“POSSI bukan organisasi olahraga biasa. Selain pembinaan prestasi atlet, kita memegang tanggung jawab besar dalam pengembangan wisata bawah air, penelitian, hingga dukungan dive rescue,” ujarnya.
Dengan lisensi B2 (Instruktur) POSSI-CMAS yang dimilikinya, Hermanus diharapkan mampu mengoordinasikan seluruh ekosistem olahraga selam di Kalimantan Barat, mulai dari atlet, pelatih, komunitas penyelam, hingga masyarakat yang menaruh harapan besar terhadap kemajuan olahraga ini.
Kepemimpinan baru POSSI Kalbar kini dihadapkan pada tantangan untuk menghadirkan program nyata dan terukur. Tidak hanya sekadar menjalankan organisasi, tetapi juga membawa olahraga selam Kalimantan Barat berkembang lebih profesional, berprestasi, dan dikenal luas hingga tingkat nasional maupun internasional. (*)