Polsek Pontianak Kota Pastikan Pertandingan Semifinal Soeratin U-15 Berlangsung Aman dan Kondusif
Pontianak – Untuk memastikan pelaksanaan pertandingan berlangsung aman, tertib, dan kondusif, personel Polsek Pontianak Kota bersama personel Polresta Pontianak melaksanakan pengamanan Babak Semi Final Kompetisi Soeratin U-15 PSSI Kalimantan Barat Tahun 2026 pada Sabtu, 12 Juli 2026, bertempat di Stadion Keboen Sayoek (PSP), Jalan A.R. Hakim, Kecamatan Pontianak Kota.
Sebelum pelaksanaan pengamanan, seluruh personel mengikuti apel kesiapan yang dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB sebagai bentuk pengecekan kesiapan personel dan pembagian tugas di lapangan.
Dalam pelaksanaan pengamanan, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis di dalam maupun di luar area stadion guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, mengatur arus keluar masuk penonton, serta memberikan rasa aman kepada pemain, ofisial, panitia, dan masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan.
Kapolsek Pontianak Kota, AKP Denni Gumilar, S.H., mengatakan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman sekaligus mendukung suksesnya penyelenggaraan kompetisi sepak bola usia muda di Kalimantan Barat.
"Kami berkomitmen memberikan pengamanan secara maksimal agar seluruh rangkaian pertandingan Babak Semi Final Kompetisi Soeratin U-15 PSSI Kalbar Tahun 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kami juga mengajak seluruh pemain, ofisial, suporter, dan masyarakat untuk menjunjung tinggi sportivitas, menjaga ketertiban, serta bersama-sama menciptakan suasana pertandingan yang aman dan nyaman," ujar AKP Denni Gumilar.
Selain melaksanakan pengamanan di area stadion, personel juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi pertandingan guna mengantisipasi kepadatan kendaraan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang datang menyaksikan laga semifinal.
Polsek Pontianak Kota mengimbau kepada seluruh penonton agar mematuhi peraturan yang telah ditetapkan panitia, tidak membawa barang-barang berbahaya, tidak melakukan tindakan provokatif yang dapat mengganggu jalannya pertandingan, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban sehingga kompetisi dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.(MPS)