Polda Kalsel Gerak Cepat Tangani Hilangnya Kontak KM Virgo Transport 8 di Tanjung Selatan
KALSEL - Kapal penumpang KM. Virgo Transport 8 dilaporkan mengalami hilang kontak dengan koordinat 4°31'51.82"S 114° 2'6.88"E Heading 203.94°, jarak tempuh 80 NM dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.05 WITA. Kapal yang bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menuju Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin tersebut mengangkut sebanyak 243 orang, yang terdiri dari 213 penumpang dan 30 kru kapal.
Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol. Nur Khamid, S.H., S.I.K., M.M. menjelaskan bahwa kapal tersebut sebelumnya berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak pada Sabtu (12/9/2026) pukul 10.33 WIB. Namun, beberapa jam sebelum dijadwalkan tiba di Banjarmasin, sinyal komunikasi kapal terputus di sekitar Tanjung Selatan.
"Setelah menerima informasi hilang kontak pada pukul 02.05 WITA, tim SAR gabungan dari KN. LAKSMANA milik Basarnas bersama personel Ditpolairud Polda Kalsel langsung dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan," ujar Kombes Pol. Nur Khamid.
Ditpolairud Polda Kalsel juga menerjunkan armada kapal patroli, antara lain KP. XIII - 3001, KP. XIII - 2004, dan KP. XIII - 1008 untuk menyisir titik koordinat hilangnya kapal.
Berdasarkan pembaruan data dari Kepala Basarnas Kalsel, sebanyak 107 orang telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh beberapa kapal yang berada di sekitar lokasi perairan Tanjung Selatan.
Hingga saat ini, 6 orang telah dinyatakan meninggal dunia dan sebanyak 130 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
Guna mengantisipasi kedatangan para korban di dermaga, Polda Kalsel telah megagasi kesiapan jalur darat dan medis di Pelabuhan Trisakti. Sebanyak 15 unit ambulans gabungan dari Polri dan Pemko Banjarmasin telah disiagakan di lokasi bersama pengawalan ketat dari Satuan Lalu Lintas.
Selain itu, satu kompi personel gabungan yang terdiri dari Ditpolairud, Sat Brimob, Polresta Banjarmasin, Dit Samapta, dan Dit Lantas diterjunkan untuk mengamankan area pelabuhan. Sejumlah rumah sakit rujukan di Banjarmasin juga telah disiapkan untuk menerima korban yang membutuhkan perawatan medis mendesak, antara lain RS Bhayangkara, RSUD Ansari Saleh, RSUD Ulin, RS Suaka Insan, RS TPT, dan RSUD Sultan Suriansyah. Perlengkapan pendukung seperti kantong jenazah juga telah disiapkan oleh tim medis di lapangan.
Rencana tindak lanjut dari Polda Kalsel meliputi koordinasi berkelanjutan dengan Korpolairud Baharkam Polri, Basarnas, serta KSOP Kelas I Banjarmasin untuk mengatur arus lalu lintas pelayaran di sekitar lokasi kejadian. Tim DVI dan Pusdokkes Polda Kalsel juga terus bersiap melakukan pendataan dan identifikasi resmi terhadap seluruh korban.