Pemuda Tarbiyah Sumut Ajak Dai dan Polisi Bersinergi Selamatkan Generasi dari Narkoba
Medan - Wakil Ketua Pemuda Tarbiyah Sumatera Utara, Ustadz Khairul Fatah, menyatakan dukungan penuh kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H. beserta seluruh jajaran atas langkah tegas dan berkelanjutan dalam memberantas peredaran narkoba di kawasan Jermal XV, Kota Medan.
Ustadz Khairul Fatah menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman multidimensi yang tidak hanya berdampak pada aspek hukum dan keamanan, tetapi juga merusak akhlak generasi muda, melemahkan ketahanan keluarga, serta menggerus nilai-nilai moral dan spiritual masyarakat.
“Kami dari Pemuda Tarbiyah Sumatera Utara mendukung penuh langkah Kapolrestabes Medan dan jajaran. Pemberantasan narkoba di Jermal XV adalah ikhtiar nyata menyelamatkan generasi muda dari kehancuran moral dan sosial,” ujar Ustadz Khairul Fatah, Rabu (7/1/2026).
Menurutnya, kawasan Jermal XV selama ini kerap menjadi sorotan publik karena dikaitkan dengan peredaran narkoba yang meresahkan warga. Kondisi tersebut dinilai sangat berbahaya karena berdampak langsung terhadap anak-anak dan remaja yang tumbuh di lingkungan tersebut.
Langkah tegas Polrestabes Medan dinilai sebagai bentuk kehadiran negara yang berpihak pada keselamatan umat dan ketertiban masyarakat. Ia menilai penegakan hukum yang konsisten menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bermartabat.
Sebagai tokoh pemuda sekaligus dai, Ustadz Khairul Fatah menekankan bahwa perang melawan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan represif. Menurutnya, upaya penegakan hukum harus dibarengi dengan penguatan dakwah, pendidikan karakter, serta keteladanan sosial yang berkelanjutan.
Pemuda Tarbiyah Sumut, lanjutnya, siap bersinergi dengan aparat kepolisian, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta lembaga pendidikan dalam melakukan edukasi bahaya narkoba, pendampingan moral bagi generasi muda, dan penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
“Narkoba bukan hanya musuh hukum, tetapi juga musuh akhlak. Karena itu, ulama, dai, dan pemuda harus berdiri bersama aparat negara agar lingkungan kita bersih dan generasi kita terselamatkan,” tegasnya.
Ia berharap langkah tegas Polrestabes Medan di Jermal XV dapat memberikan efek jera bagi para pelaku, sekaligus menjadi momentum perbaikan sosial. Dengan demikian, kawasan tersebut diharapkan dapat bertransformasi menjadi lingkungan yang aman, religius, dan ramah bagi tumbuh kembang generasi muda Kota Medan. (*)