Pastikan Percepatan Pemulihan Listrik, Kapolresta Pontianak dan Forkopimda Tinjau PLTD Siantan
Pontianak,Polda Kalbar – Kapolresta Pontianak bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pontianak melaksanakan kunjungan ke Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Siantan yang berlokasi di Jalan Khatulistiwa, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Selasa (8/7/2026)
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Pontianak Ir. Edi Rusdi Kamtono, MM., MT., Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si., Camat Pontianak Utara Indrawan Tauhid, S.STP., Wakapolsek Pontianak Utara AKP Sadan Suryana, S.H. yang mewakili Kapolsek Pontianak Utara, Manager PLTD Siantan Rendri, serta Manager ULP PLN Siantan Julian.
Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K.,M.Si. menyatakan bahwa Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah bersama Polri dalam memastikan percepatan pemulihan pasokan listrik kepada masyarakat. Rombongan melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi operasional PLTD Siantan guna meyakinkan kepastian serta percepatan normalisasi sistem kelistrikan yang sempat mengalami gangguan.”ujar Kapolresta Pontianak
Selain meninjau proses pemulihan, Kapolresta Pontianak bersama Forkopimda juga memastikan situasi keamanan di lingkungan Kantor PLN dan PLTD Siantan tetap aman dan kondusif. Kondisi keamanan yang terjaga dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran operasional pelayanan kelistrikan kepada masyarakat.
Kunjungan tersebut merupakan wujud tanggung jawab dan kepedulian Pemerintah Kota Pontianak bersama Polri dalam memastikan pelayanan PLN tetap berjalan secara optimal. Sinergi antarinstansi diharapkan mampu mempercepat proses penanganan gangguan sehingga pasokan listrik dapat segera kembali normal.
Dalam kesempatan itu juga disampaikan bahwa pemadaman listrik yang terjadi telah memberikan dampak terhadap berbagai sektor kehidupan masyarakat, mulai dari aktivitas rumah tangga, pelayanan publik, dunia usaha, sektor pendidikan, hingga perekonomian. Oleh karena itu, diperlukan percepatan penanganan serta penguatan koordinasi seluruh pihak terkait agar proses pemulihan dapat berjalan efektif dan pelayanan kepada masyarakat segera kembali normal.