Nekat, Dua Pegawai RSUD Kudus Kepergok Mesum di Samping Kamar Jenazah
Kudus - Warga Kudus dihebohkan dengan video mesum yang disebut-sebut dilakukan oleh pegawai RSUD setempat. Video tersebut viral di jagad maya.
Manajemen RSUD dr Loekmono Hadi Kudus lantas melakukan penelusuran. Belakangan, diketahui bahwa sejoli yang berbuat mesum itu memang pegawai di rumah sakit tersebut.
"Orang yang diduga melakukan tidak senonoh diduga pegawai RSUD," kata Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, Abdul Hakam dalam konferensi pers di RSUD Kudus, Senin (5/1/2026).
Adapun video yang tersebar berasal dari rekaman CCTV di rumah sakit tersebut. Namun, peristiwa mesum itu ternyata terjadi pada 6 tahun lalu dan baru tersebar videonya sekarang.
"Jadi video yang beredar video lama yang mungkin disimpan oleh seseorang dan akhirnya dikeluarkan baru satu dua hari ini," lanjut dia.
Dia menjelaskan membebastugaskan dua oknum pegawai ini untuk mempermudah pemeriksaan lebih lanjut. Pemeriksaan dilakukan oleh tim pemeriksa. Hasilnya akan diserahkan kepada Inspektorat Kabupaten Kudus.
"Jadi bersangkutan kami duga ini kita dibebastugaskan dulu per hari ini sehingga pemeriksaan akan lebih mudah, pemeriksaan-pemeriksaan oleh tim pemeriksaan. Sehingga kedua orang tidak mengeluarkan bukti," jelasnya.
"Bahwa kita melakukan pemeriksaan beberapa teman dan oknum yang terduga sehingga hasilnya bagaimana kita sampaikan tim pemeriksa, yang jelas dua oknum sudah dibebastugaskan," lanjut dia.
Adapun kedua pelaku, saat peristiwa itu terjadi, sama-sama bekerja di divisi pemulasaraan jenazah. Bahkan perbuatan mesum itu juga dilakukan di samping ruang jenazah.
"Itu (lokasi) di ruang rumah tangga, itu sampingnya pemulasaran jenazah," katanya.
Saat ini pihak manajemen rumah sakit telah memeriksa beberapa orang, termasuk oknum yang terekam kamera sedang berbuat mesum itu.
Menurutnya hasil dari pemeriksaan ini akan diserahkan kepada Inspektorat Daerah Kabupaten Kudus. Dengan demikian, nantinya pihak rumah sakit segera untuk memberikan sanksi tega kepada kedua oknum pegawai RSUD Kudus.
"Jadi kita semacam BAP satu, dua, tiga kita BAP dulu sambil buat berita acara setelah itu kita konsultasi ke inspektorat, kita mohon dari inspektorat memberikan rekomendasi terhadap kasus ini sehingga bisa segera melakukan putusan dari internal terkait pegawai tersebut," jelasnya.
Dua oknum pegawai tersebut juga kini telah dibebastugaskan demi pemeriksaan lebih lanjut.
"Jadi bersangkutan kami duga ini kita bebas tugaskan dulu sehingga pemeriksaan akan lebih mudah, pemeriksaan-pemeriksaan oleh tim pemeriksaan. Sehingga kedua orang tidak mengeluarkan bukti," terang dia.
"Bahwa kita melakukan pemeriksaan beberapa teman dan oknum yang terduga sehingga hasilnya bagaimana kita sampaikan tim pemeriksa, yang jelas dua oknum sudah dibebastugaskan. Untuk sanksi apa yang kita berikan sesuai dengan hasil pemeriksaan yang akan dilakukan oleh tim pemeriksaan,"kata dia.
Dia menambahkan tim pemeriksaan menelusuri penyebar video tersebut.
"Kita cari siapa orang dalam atau tanda petik oknum atau unsur kita curigai kita telusur kira-kira siapa yang membuka atau mengirim keluar akan kita lakukan kedisiplinan berupa sanksi sesuai dengan tata kelola kepegawaian," tambah dia.
sumber: detikjateng