Minggu Kasih di Gianyar, Polda Bali Serap Aspirasi Warga dan Gaspol Edukasi Bahaya Judi Online-Narkoba
Gianyar – Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Bali terus memperkuat pendekatan humanis kepada masyarakat melalui program Minggu Kasih. Kali ini, kegiatan tersebut digelar di Banjar Anggarkasih, Desa Medahan, Kabupaten Gianyar, Minggu (8/2/2026), sebagai wadah menyerap aspirasi warga sekaligus memberikan pembinaan dan penyuluhan kamtibmas.
Program Minggu Kasih menjadi ruang dialog terbuka antara kepolisian dan masyarakat untuk mendukung terwujudnya Polri yang Dharma, yakni Disiplin dan Berintegritas, Humanis, Akuntabel, Responsif, Melayani dengan Hati, serta Adaptif dalam menghadapi dinamika sosial.
Dalam kegiatan tersebut, Kasubdit Bintibsos Ditbinmas Polda Bali AKBP I Dewa Gede Artana, S.Sos., M.H. menyampaikan materi pembinaan dan penyuluhan kamtibmas. Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan serta membangun komunikasi yang sehat dengan kepolisian.
“Melalui Minggu Kasih, Polri hadir untuk mendengar langsung aspirasi, keluhan, dan masukan masyarakat. Ini bagian dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang semakin baik, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan warga,” ujar AKBP Artana di hadapan masyarakat Banjar Anggarkasih.
Selain pembinaan kamtibmas, penyuluhan juga difokuskan pada isu strategis yang saat ini menjadi ancaman serius bagi generasi muda, yakni penyalahgunaan narkoba dan maraknya judi online. Materi tersebut disampaikan oleh Kasibinpenakta Ditbinmas Polda Bali AKP Ida Bagus Gede Krisyana, M., S.H.
AKP Krisyana mengingatkan bahwa narkoba tidak hanya merusak fisik, tetapi juga berdampak serius pada perkembangan otak generasi muda serta meningkatkan risiko gangguan kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, hingga gangguan bipolar.
“Narkoba dan judi online memiliki kesamaan, yaitu sifat adiktif yang perlahan menghancurkan masa depan seseorang dan keluarganya. Pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu keluarga dan komunitas,” jelasnya.
Dalam sesi tanya jawab, warga menyampaikan pertanyaan terkait upaya mengantisipasi agar masyarakat tidak terjerumus ke dalam judi online dan narkotika. Menanggapi hal tersebut, pihak Ditbinmas Polda Bali menekankan pentingnya penguatan literasi digital dan ekonomi, edukasi dampak kesehatan jangka panjang, serta penciptaan lingkungan sosial yang sehat melalui kegiatan positif seperti karang taruna, olahraga, dan seni budaya.
Kegiatan Minggu Kasih ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk semakin terbuka dalam menyampaikan aspirasi dan permasalahan yang dihadapi, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat Ditbinmas Polda Bali, Kepala Desa Medahan I Wayan Buana, Bendesa Desa Medahan Kadek Sardula, serta masyarakat Banjar Anggarkasih yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Melalui program Minggu Kasih, Polda Bali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, membangun kepercayaan publik, serta menciptakan generasi muda yang cerdas, berkualitas, produktif, dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya. (*)