Menolak Masa Depan Dirampas, Blok Pelajar Politik Merdeka Dukung Polri Usut Tuntas Korupsi Tanpa Tebang Pilih

Menolak Masa Depan Dirampas, Blok Pelajar Politik Merdeka Dukung Polri Usut Tuntas Korupsi Tanpa Tebang Pilih

JAKARTA – Blok Pelajar Politik Merdeka secara resmi menyatakan sikap mendukung penuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam mengusut tuntas seluruh kasus korupsi di tanah air. Ketua Umum Blok Pelajar Politik Merdeka, Thorik, menegaskan bahwa tindakan tegas Kepolisian dalam menyapu bersih para koruptor merupakan pelaksanaan amanah konstitusi yang sah dan sejalan dengan mandat Presiden RI.

Thorik menyatakan bahwa hukum tidak boleh tunduk pada kekuasaan atau jabatan tertentu. Prinsip keadilan harus ditegakkan seadil-adilnya demi menjaga integritas bangsa.

​"Hukum harus berdiri tegak, adil, dan tidak boleh tebang pilih! Siapa pun yang berani memakan uang rakyat harus mempertanggungjawabkannya di hadapan hukum. Ini bukan sekadar penegakan aturan, ini adalah amanah konstitusi dan mandat Presiden yang harus dikawal bersama," ujar Thorik dalam keterangan persnya.

Korupsi: Ancaman Nyata Bagi Meja Belajar Kami

Sebagai representasi kaum pelajar, Thorik menyoroti dampak destruktif korupsi yang secara langsung memotong urat nadi masa depan generasi muda. Perjalanan panjang anak bangsa di jalur pendidikan kerap kali terhambat akibat anggaran yang dikorupsi oleh oknum tidak bertanggung jawab.

​"Bagi kami para pelajar, korupsi adalah musuh nyata yang berdiri di depan mata. Uang negara yang seharusnya dikembalikan untuk memenuhi hak dan kebutuhan dasar pendidikan kami, justru dirampas oleh orang-orang yang berniat buruk terhadap negara ini. Setiap rupiah yang dikorupsi adalah fasilitas sekolah yang hilang, beasiswa yang dipotong, dan masa depan kami yang dipertaruhkan," lanjut Thorik dengan tegas.

​Seruan Mengawal Penegakan Hukum

Menutup pernyataan sikapnya, Blok Pelajar Politik Merdeka mengajak seluruh elemen pemuda, pelajar, dan masyarakat luas untuk tidak tinggal diam dan terus mengawasi jalannya penegakan hukum di Indonesia.

​"Ini adalah ancaman nyata yang menentukan nasib bangsa ke depan. Oleh karena itu, mari kita rapatkan barisan. Kita kawal, kita suarakan, dan kita dukung penuh komitmen Kepolisian Republik Indonesia dalam memberantas korupsi hingga ke akarnya demi menyelamatkan masa depan Indonesia," pungkas Thorik.