Mayat Ditemukan Mengapung di Laut Jepara, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Mayat Ditemukan Mengapung di Laut Jepara, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

JEPARA - Perairan Laut Tengah Jepara kembali menguak misteri. Sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan terapung di tengah laut, Rabu (24/12) sekitar pukul 11.00 WIB.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan dua nelayan, Ahmad Faroki dan Nurul Jamal, saat melaut menggunakan perahu Banyumili. Saat menebar jaring, keduanya melihat tubuh manusia mengapung dalam posisi terlentang.

Tanpa berpikir panjang, jasad itu diangkat ke atas perahu. Saat ditemukan, korban mengenakan kemeja warna krem dan celana pendek coklat.

Kondisinya tidak utuh, mata sebelah kanan sudah tidak ada. Kedua nelayan kemudian membawa jasad ke daratan dan menepi di TPI Desa Kedung Malang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, dengan jarak sekitar 8 mil laut dari lokasi penemuan.

Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan ke Polsek Kedung. Pemeriksaan awal dilakukan oleh dr. Vika Amelia dari Puskesmas Kedung II.

Korban diperkirakan laki-laki berusia sekitar 60 tahun, dengan tinggi badan ±160 sentimeter dan berat 62 kilogram. Waktu kematian diperkirakan 12 jam hingga satu hari sebelum ditemukan.

Kasat Reskrim Polres Jepara, M. Faizal Wildan Umar Rela, mengatakan polisi telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari olah TKP, koordinasi dengan Tim Inafis, Satpolair Polres Jepara, BPBD, hingga mengevakuasi jenazah ke RSUD RA Kartini Jepara untuk pemeriksaan lanjutan.

“Hingga saat ini identitas korban masih belum diketahui. Penyelidikan terus dilakukan sambil menunggu adanya laporan dari pihak keluarga yang merasa kehilangan,” terang Faizal kepada RMOLJateng.

sumber: rmoljateng