Libur Nataru di Malang, Ini Sebaran Pos Pengamanan hingga Pos Tanggap Bencana

Libur Nataru di Malang, Ini Sebaran Pos Pengamanan hingga Pos Tanggap Bencana

Malang – Polresta Malang Kota menyiagakan 10 pos pengamanan dan pelayanan di berbagai titik strategis untuk mengawal perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Pos-pos tersebut disiapkan tidak hanya untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas, tetapi juga memberikan pelayanan langsung dan rasa aman bagi masyarakat serta wisatawan yang beraktivitas di Kota Malang.

Menariknya, seluruh pos Nataru tahun ini dikemas dengan dekorasi Natal bernuansa cokelat yang hangat dan ramah. Konsep tersebut sengaja dihadirkan untuk menciptakan suasana humanis sekaligus mendekatkan polisi dengan masyarakat di tengah momentum perayaan akhir tahun.

Dari total pos yang didirikan, Polresta Malang Kota mengoperasikan empat pos pengamanan (pos pam), satu pos pelayanan, satu pos terpadu, dua pos pantau, serta dua pos tanggap bencana. Seluruhnya menjadi bagian dari strategi pengamanan terpadu guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat, potensi gangguan kamtibmas, hingga bencana hidrometeorologi selama libur panjang Nataru.

Empat pos pengamanan ditempatkan di titik-titik dengan mobilitas tinggi dan kawasan ibadah. Masing-masing berada di depan Gedung Malang Creative Center (MCC), depan Gereja Kayutangan Heritage, Exit Tol Madyopuro, serta di pertigaan Jembatan Soekarno Hatta (Simpang Jembatan UB). Pos-pos ini difokuskan untuk pengaturan arus lalu lintas, pengamanan keramaian, serta respons cepat terhadap situasi darurat.

Sementara itu, pos pelayanan ditempatkan di depan Stasiun Malang, yang menjadi salah satu simpul transportasi utama selama libur Nataru. Di lokasi ini, masyarakat dapat memperoleh layanan informasi, bantuan kepolisian, hingga pelayanan kesehatan ringan.

Adapun pos terpadu didirikan di depan Gereja Katedral Ijen, yang berfungsi sebagai pusat koordinasi lintas instansi dalam pengamanan perayaan Natal, mengingat kawasan tersebut menjadi salah satu lokasi ibadah dengan intensitas tinggi.

Untuk memantau pergerakan kendaraan masuk dan keluar Kota Malang, Polresta Malang Kota juga mendirikan dua pos pantau, masing-masing di kawasan sebelum Flyover Kedungkandang dan di perbatasan utara kota, Jalan Raya Balearjosari. Kedua titik ini dinilai krusial dalam mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama arus libur akhir tahun.

Selain pengamanan dan pelayanan, kesiapsiagaan terhadap bencana turut menjadi perhatian. Dua pos tanggap bencana disiagakan di Jalan Letjen S. Parman, Kecamatan Blimbing, serta di pertigaan Jembatan Soekarno Hatta (Simpang Jembatan UB). Pos ini dipersiapkan untuk merespons cepat kejadian darurat seperti banjir, pohon tumbang, maupun dampak cuaca ekstrem.

Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Agung Fitiransyah mengatakan, pendirian pos-pos tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama libur Nataru.

“Kami menyiapkan pos pengamanan dan pelayanan di titik-titik strategis untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan masyarakat merasa aman. Selain fungsi pengamanan, pos-pos ini kami kemas dengan dekorasi Natal agar suasananya lebih hangat dan humanis,” ujar Agung, Kamis (25/12/2025).

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya pengendara, untuk memanfaatkan pos-pos Nataru yang tersedia apabila mengalami kelelahan atau membutuhkan bantuan di perjalanan.

Dengan kesiapan personel, sarana pendukung, serta konsep pelayanan yang humanis, Polresta Malang Kota optimistis pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kota Malang dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif. (*)