Kejahatan di Kota Malang Menurun Drastis di 2025

Kejahatan di Kota Malang Menurun Drastis di 2025

Malang - Polresta Malang Kota merilis angka kejahatan sepanjang tahun 2025 turun signifikan. Hal itu dikarenakan adanya soliditas internal Polri dan sinergi Forkopimda bersama tokoh agama dan masyarakat.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono menyampaikan, bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) Kota Malang mengalami perbaikan signifikan dengan adanya penurunan jumlah gangguan Kamtibmas sepanjang tahun 2025.

"Sepanjang tahun 2025 tercatat 1.364 gangguan Kamtibmas, turun 41,71 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 2.340 kejadian. Penurunan ini menunjukkan situasi Kota Malang semakin aman dan kondusif," tegas Kombes Nanang dalam konferensi pers akhir tahun di Polresta Malang Kota, Sabtu (29/12/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keberhasilan ini, lanjut Kapolresta, tidak terlepas dari soliditas internal Polri serta sinergi kuat bersama Forkopimda, TNI, Pemerintah Daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, mahasiswa, dan seluruh elemen warga Kota Malang.

Baca juga:
Pastikan Ibadah Natal Aman, Polresta Malang Kota Sterilisasi Gereja
ADVERTISEMENT
"Penurunan jumlah gangguan Kamtibmas hasil kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh masyarakat," ujarnya.

Kombes Nanang mengungkapkan bahwa seluruh capaian tersebut mencakup wilayah hukum Polresta Malang Kota. Termasuk pengamanan pusat kota, kawasan pendidikan, permukiman warga, hingga objek vital strategis.

Evaluasi kinerja dilakukan berdasarkan data kriminalitas, lalu lintas, narkoba, dan gangguan sosial sepanjang Januari hingga Desember 2025.

Kapolresta menjelaskan bahwa penurunan kejahatan didorong oleh penguatan patroli, pengamanan berbasis intelijen, pendekatan humanis, serta penegakan hukum yang tegas dan terukur.

Secara rinci, jumlah kejahatan tahun 2025 tercatat 1.049 kasus, turun 47,18 persen dibanding tahun 2024. Risiko kejahatan berada pada angka 78 orang per 100.000 penduduk, dengan rata-rata waktu terjadinya kejahatan setiap 8 jam 21 menit 02 detik.

Baca juga:
Polresta Malang Kota Resmi Buka Operasi Lilin Semeru 2025
Polresta Malang Kota menerima 426 laporan tindak pidana dan berhasil menyelesaikan 487 kasus, dengan tingkat penyelesaian mencapai 114 persen, melampaui capaian tahun sebelumnya.

Kombes Nanang juga memaparkan 12 kasus menonjol sepanjang 2025, di antaranya kasus pencabulan dan kejahatan jalanan yang viral di media sosial, dugaan pembunuhan, pengeroyokan, dan penculikan anak, aksi rusuh dan pembakaran Mako Polresta serta Pos Lantas serta kasus kriminal perbankan dan konflik sosial yang menjadi perhatian publik.

"Setiap kasus menonjol kami tangani secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Rata-rata perkara sudah dinyatakan lengkap (P-21) oleh kejaksaan," jelasnya.

Sementara untuk kasus narkotika, Polresta Malang Kota mengungkap 25 kasus narkoba dengan 32 tersangka, dengan menyita berbagai jenis narkotika dan obat berbahaya dengan estimasi nilai Rp 2,4 miliar, serta menyelamatkan sekitar 117 ribu jiwa dari bahaya narkoba.

Untuk qngka kecelakaan lalu lintas menurun 4,07 persen, dengan penurunan signifikan korban meninggal dunia. Meskipun penindakan pelanggaran meningkat sebagai bentuk penegakan disiplin berlalu lintas.

Kapolresta Malang Kota menegaskan terus mengajak semua lapisan masyarakat untuk teribat terus dalam meningkatkan Kamtibmas, baik di Kota Malang maupun di lingkungannya sendiri.

"Mari saling berkomitmen menjaga Kota Malang. Terima kasih atas dukungan seluruh masyarakat," pungkas Kombes Nanang.

sumber: detikjatim