Kawal Asta Cita Presiden hingga Selamatkan Ribuan Anak, Rekam Jejak Kapolresta Malang Kota Jelang Purna Tugas

Kawal Asta Cita Presiden hingga Selamatkan Ribuan Anak, Rekam Jejak Kapolresta Malang Kota Jelang Purna Tugas

MALANG - Menjelang purna tugasnya sebagai Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono menorehkan sederet capaian yang menjadi penanda kuat arah kepemimpinannya. Di tengah dinamika sosial, gelombang protes, serta potensi gangguan keamanan, Nanang tampil memimpin langsung pengamanan wilayah dengan menempatkan keselamatan warga sebagai prioritas utama.

Berpedoman pada Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan arahan pimpinan tertinggi Polri, Nanang mengonsolidasikan kekuatan Polresta Malang Kota dengan menggandeng TNI, Pemerintah Kota Malang, serta berbagai elemen masyarakat. Pendekatan pengamanan dilakukan secara humanis dan persuasif, namun tetap disertai tindakan tegas dan terukur saat situasi menuntut penegakan hukum.

Tak hanya fokus pada stabilitas kamtibmas, Nanang juga aktif mengawal program prioritas nasional. Salah satunya adalah pengamanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi bagian penting dalam upaya peningkatan kualitas gizi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Langkah strategis lainnya adalah inisiasi vaksinasi HPV gratis bagi 6.500 anak perempuan usia 15 tahun di Kota Malang. Program ini menjadi bentuk konkret perlindungan terhadap kelompok rentan sekaligus upaya preventif mencegah kanker serviks.

“Asta Cita Presiden melalui program kepedulian gizi anak dengan mengawal MBG menjadi prioritas kami. Kami lengkapi dengan menghadirkan rasa aman dan bahagia bagi anak-anak agar tumbuh kembang fisik, psikis, dan kecerdasannya optimal,” ujar Nanang.

Sejak menjabat Kapolresta, Nanang menggulirkan program Commander Wish yang dilaksanakan setiap pagi. Personel Polresta Malang Kota diturunkan langsung ke lapangan pada jam-jam sibuk untuk membantu masyarakat, mengurai kemacetan, serta memberikan edukasi tertib berlalu lintas secara humanis. Pelanggaran ringan ditangani dengan pendekatan persuasif, termasuk pemberian helm gratis bagi pengendara yang tidak menggunakan helm.

Gaya kepemimpinan Nanang yang santun namun tegas turut memperkuat soliditas internal. Reward bagi anggota berprestasi dan punishment tegas bagi pelanggaran serius diterapkan secara konsisten. Pola ini berdampak langsung pada peningkatan kinerja dan integritas personel.

Dalam hampir satu tahun masa jabatannya, Polresta Malang Kota mencatat capaian signifikan, termasuk menyelamatkan lebih dari 71.526 anak dari ancaman narkoba. Pengungkapan peredaran ganja seberat 20 kilogram, penanganan cepat kasus penculikan anak dalam waktu kurang dari empat jam tanpa korban luka, hingga penindakan predator seksual dan pelaku pembunuhan menjadi catatan penting dalam menekan angka kriminalitas.

Untuk mempercepat respons atas laporan masyarakat, Polresta Malang Kota juga meluncurkan inovasi layanan digital berupa fitur panic button yang terintegrasi dengan WhatsApp. Dengan satu kali sentuhan, laporan ancaman keamanan langsung terkirim ke pusat komando lengkap dengan titik lokasi kejadian.

“Selain mengawal Asta Cita Presiden, prioritas utama kami adalah menghadirkan rasa aman. Kasus narkoba, penculikan anak, pembunuhan, dan pencurian kami tangani cepat dan tepat. Layanan WhatsApp dengan fitur panic button sangat membantu deteksi dini kejahatan,” tegas Nanang.

Sederet capaian tersebut menjadi penutup kuat perjalanan kepemimpinan Kombes Pol Nanang Haryono di Kota Malang, sekaligus meninggalkan fondasi keamanan dan pelayanan publik yang berkelanjutan. (*)