Karangmlati Terendam Banjir, Akses Demak–Bonang Terganggu
Demak - Jalan Raya Demak-Bonang, Desa Karangmlati, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak terendam banjir akibat hujan deras dan luapan sungai pagi ini. Sejumlah motor mogok karena pengendara nekat melintas.
Seorang pengendara, Arif (35) mengatakan pagi ini terjadi hujan deras di daerah tersebut. Menurutnya, saluran air tak mampu menampung air hujan sehingga membuat air luber ke jalan.
"Habis subuh yang hujannya deras sekali. Namun karena hujannya terlalu deras jadi saluran tidak mampu menampung air hujan," kata Arif saat dihubungi detikJateng, Rabu (14/1/2026).
Arif menyebut ketinggian banjir hampir mencapai lututnya. Ia yang nekat menerjang banjir harus rela mendorong motornya yang mogok karena tergenang air.
"Tingginya hampir selutut lah, atas betis. Saya berangkat masih hujan deras, jam 06.30 WIB. Airnya masuk lewat knalpot jadi mogok, terus pas udah lewat banjir tadi saya keringin dulu, sama ngelap busi," tutur Arif.
Arif mengaku kesal karena banjir ini membuatnya terlambat sampai ke tempat kerjanya. Ia berharap ada solusi yang bisa segera dilakukan pihak terkait.
"Ya kalau seperti ini terulang lagi pasti kesal ya, karena bikin terlambat kerja dan celananya basah. Kalau bisa segera diatasi sama pemerintah, dicari masalahnya dari mana terus ditangani," Ujar Arif.
Terpisah, Kapolsek Demak Iptu Rudi Tri Sayogo mengatakan ketinggian air mencapai 40 sentimeter. Menurutnya, hujan deras membuat debit air sungai meningkat dan limpas ke jalan raya dan permukiman warga.
"Genangan air akibat naiknya curah hujan dengan ketinggian genangan air yaitu rata-rata 30-40 senti di Dusun Paesan, Desa Karangmlati," kata Rudi.
"Debit air sungai Tuntang lama yang tinggi sehingga air masuk ke permukiman tidak bisa dibuang ke sungai sehingga mengakibatkan jalan ke permukiman warga terendam. Selain itu permukaan tanah di Dukuh Paesan yang lebih rendah dari sungai," tambahnya.
Selain menggenangi jalan raya, banjir ini juga merendam area permukiman dan sawah. Menurut Rudi, ada dua RT yang terdampak banjir ini.
"Lokasi genangan air di Jalan Raya Demak-Bonang KM 5, perbatasan dengan Desa Bonangrejo, Kecamatan Bonang," terang Rudi.
"Area jalan dan halaman warga Dukuh Paesan RT 6 dan 7 RW 3, sekitar 170 KK dan area sawah sekitar 35 hektare juga tergenang," terang Rudi.
Saat ini, air masih menggenangi wilayah tersebut. "Masih ada air," pungkas Rudi.
sumber: detikjateng