Kapolresta Pontianak Jadi Narasumber FGD, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penanganan Karhutla

Kapolresta Pontianak Jadi Narasumber FGD, Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penanganan Karhutla

PONTIANAK, Polda Kalbar – Kapolresta Pontianak Kombes Pol. Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si., menjadi narasumber dalam kegiatan Expose dan Focus Group Discussion (FGD) Pencegahan dan Penanganan Karhutla secara Komprehensif, Holistik, dan Integral yang digelar Tim Satgas Penyuluhan Mabes TNI di Aula Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 peserta yang terdiri dari unsur TNI-Polri, Pemerintah Kota Pontianak, BPBD, Kejaksaan, Kantor Pertanahan, akademisi, camat, kapolsek, serta Pokdar Kamtibmas.

Dalam paparannya, Kapolresta Pontianak menyampaikan berbagai langkah yang telah dilakukan Polri dalam mendukung pencegahan dan penanganan Karhutla, salah satunya dengan melakukan pengeboran di sejumlah lokasi untuk mendapatkan sumber air yang dapat dimanfaatkan dalam penanganan kebakaran lahan.

Kapolresta juga menegaskan pentingnya kepedulian masyarakat terhadap potensi Karhutla. Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran lahan secara melawan hukum serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas pembakaran maupun titik api.

“Penanganan Karhutla membutuhkan sinergi seluruh pihak. Polri terus berkolaborasi dengan TNI, pemerintah daerah, BPBD dan instansi terkait, sekaligus mendorong peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi sejak dini,” ujar Kapolresta.

Selain upaya pemadaman, Polresta Pontianak juga melakukan langkah penanganan terhadap sejumlah lahan yang terbakar, termasuk berkoordinasi dan melakukan pemanggilan terhadap pemilik atau pihak yang menguasai lahan untuk kepentingan penanganan sesuai ketentuan hukum.

FGD tersebut menjadi wadah pertukaran informasi dan penyamaan langkah antara pemerintah, aparat penegak hukum, TNI-Polri, serta masyarakat dalam menghadapi Karhutla, khususnya di tengah kondisi kemarau dan kekeringan.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan kesepakatan bersama dan foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif.