Kapolresta Pontianak Hadiri Panen Raya Jagung di BBIH Pontianak Utara, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
PONTIANAK, Polda kalbar - Pada hari Senin, 25 Mei 2026 bertempat di Balai Benih Induk Hortikultura (BBIH) Jalan Flora, Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara, telah berlangsung kegiatan Gerakan Panen Jagung yang dihadiri unsur Pemerintah Kota Pontianak, Polresta Pontianak, kelompok tani, serta stakeholder terkait bidang pertanian.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Kota Pontianak r. H .Edi Rusdi Kamtono, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K.,M.Si.Ketua PKK Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie, Camat Pontianak Utara Indrawan Tauhid, S.STP, Kapolsek Pontianak Utara Kompol I Made Aris Candra Putra, S.I.K, Kepala Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak Irwan Prayitno, S.P., M.M, Kanit Binmas Pontianak Utara AKP Teten Darmansyah, para lurah se-Kecamatan Pontianak Utara, serta para ketua kelompok tani.
Selain itu hadir pula Sdri. Karyanti, S.P., M.P selaku Penelaah Teknis Kebijakan pada Bidang Pertanian dan Sdri. Fitri Ikayanti, S.P., M.P selaku Pengawas Benih Tanaman Ahli Muda. Kegiatan juga diikuti Ketua Poktan Berdikari Jaya, Ketua Poktan Al Hidayah, Ketua Poktan Rindang Alam, Ketua Poktan Jaya Mandiri, dan Ketua Poktan Mitra Padi.
Gerakan panen jagung tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan sekaligus upaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian di wilayah Kota Pontianak, khususnya Kecamatan Pontianak Utara.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Pontianak menyampaikan apresiasi kepada para petani dan kelompok tani yang terus berupaya menjaga produktivitas pertanian di tengah perkembangan wilayah perkotaan. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan guna mendukung ketahanan pangan daerah.
Sementara itu, Kapolresta Pontianak menyampaikan dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas dan keamanan sehingga sektor pertanian dapat berkembang dengan baik.
Kegiatan gerakan panen jagung berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat tani. (*)