Kapolresta Pontianak Gelar Audiensi Bersama PHRI, Perkuat Sinergi Keamanan dan Ekonomi
Pontianak, Polda Kalbar – Polresta Pontianak menggelar audiensi bersama Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Pontianak pada Kamis, 16 April 2026, pukul 19.30 WIB. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Borneo, tepatnya di lantai 7, Kecamatan Pontianak Kota.
Audiensi ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto,S.I.K.,M.Si. dan dihadiri Kasat Intelkam AKP Reynaldi Guzel, S.I.K., serta para General Manager hotel dan restoran yang tergabung dalam PHRI Kota Pontianak. Hadir pula Ketua PHRI Pak Edy, serta sejumlah perwakilan seperti Pak Sifra (Alimoer), Pak Bangkit (Golden Tulip Hotel), Pak Marwandi (Melawi), Pak Ferdi (Kaisar), Pak Dadi (PHRI bidang investasi), Pak Hendro (Orchardz), Pak Adi (Garuda), Pak Hadi (Hotel Borneo), Pak Aryo (PHRI bidang pemasaran), Pak Ferdinan (Mahkota), Pak Heri (PHRI bidang olahraga), Bu Endang (Hotel Neo), Bu Mimi (Maestro), Pak Uggy (Novotel), Pak Haposan (Merbis), dan Pak Thomas (Hotel Kini).
Kapolresta Pontianak menegaskan bahwa sektor perhotelan dan restoran merupakan salah satu pilar penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Kota Pontianak. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang baik antara pelaku usaha dan pihak kepolisian”tegasnya
Ia juga menyinggung adanya kasus pemukulan yang terjadi di salah satu hotel di Kota Pontianak, yakni di Hotel Mahkota, yang melibatkan tiga orang remaja akibat faktor cemburu. Berdasarkan hasil pemeriksaan, para pelaku diketahui positif narkotika.
Menanggapi hal tersebut, Kapolresta mengimbau para General Manager untuk meningkatkan koordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan kejadian serupa. Ia juga mengingatkan agar pelaku usaha dapat memanfaatkan layanan Call Centre 110 Polresta Pontianak sebagai sarana pelaporan cepat.
Selain itu, Kapolresta mengajak seluruh pelaku usaha hotel dan restoran untuk lebih memperhatikan aspek keamanan di lingkungan usaha masing-masing. Langkah-langkah seperti pemasangan CCTV, peningkatan pengawasan internal, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku dinilai sangat penting guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Audiensi ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus upaya membangun sinergi antara pengusaha hotel dan restoran dengan institusi kepolisian. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kolaborasi yang solid dalam menjaga keamanan serta menyampaikan pesan-pesan edukatif kepada masyarakat, khususnya di Kota Pontianak.(wg)