Kakek Sebatang Kara di Banyumas Hilang Berhari-hari, Tim SAR Sisir Hutan

Kakek Sebatang Kara di Banyumas Hilang Berhari-hari, Tim SAR Sisir Hutan

Banyumas - Seorang pria lanjut usia bernama Kardan (78) alias Mbah Kardan dilaporkan hilang berhari-hari di wilayah perbukitan Desa Karangkemiri, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas. Hingga hari keempat pencarian, tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Kepala Desa Karangkemiri, Subur Topoprikhanto, mengatakan Mbah Kardan hidup sebatang kara di gubuk di atas perbukitan dekat perkebunan warga. Sehari-hari, korban biasa mencari kayu bakar di area kebun yang dikelilingi jurang.

"Beliau ini hidup sebatang kara, tidak punya istri dan anak. Tinggal di tanah milik warga. Biasanya setiap pagi ada di rumah, tapi ini sejak Sabtu (11/1) tidak pulang," kata Subur saat dimintai konfirmasi, Rabu (14/1/2026).

Menurutnya, Mbah Kardan terakhir kali terlihat pada Jumat (9/1) sore. Sosok Mbah Kardan sempat terekam CCTV rumah warga.

"Terakhir terlihat itu Jumat sore jam 17.14 WIB dari CCTV rumah sebelah, terlihat keluar. Biasanya beliau tidak pernah menginap di tempat lain kecuali di gubuknya," jelasnya.

Mbah Kardan pun diketahui tak ada di rumahnya sejak Sabtu (10/1). Warga lalu mulai mencari kakek sebatang kara itu keesokan harinya, Minggu (11/1). Proses pencarian itu pun melibatkan tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD, RAPI, K-9, dan relawan.

"Dia itu kesehariannya mencari kayu bakar di wilayah kebun dikelilingi jurang yang curam. Sudah disisir habis belum ketemu. Ini bukan lereng Gunung Slamet, tapi bukit desa," ungkap dia.

"Kami sudah mencari di area lebih dari 10 hektare, tapi sampai hari keempat ini belum ada tanda-tanda. Konturnya di sini bukit dan banyak jurang," lanjut Subur.

Tim SAR gabungan mencari Mbah Kardan di area bukit Desa Karangkemiri, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Rabu (14/1/2026). Foto: dok. Basarnas Cilacap

Subur menyebut perangkat desa dan warga rencananya akan menggelar doa bersama pada sore ini. Hal ini sebagai bentuk ikhtiar batin agar Mbah Kardan segera ditemukan.

"Nanti sore bakal dilakukan doa bersama warga kami agar Mbah Kardan bisa ditemukan," paparnya.

Sementara itu, Komandan Tim Rescue, Amin Riyanto, menjelaskan pencarian hari keempat dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU).

"Basarnas dan tim SAR gabungan dibagi menjadi 3 SRU. Pembagian ini untuk menjaring jalur-jalur yang dicurigai survivor melintas," ujar Amin.

Ia memaparkan SRU-1 melakukan penyisiran dengan radius 2 kilometer, SRU-2 dengan radius 2,4 kilometer, sedangkan SRU-3 melakukan pencarian menggunakan UAV thermal atau drone.

"Pemdes dan warga sudah melakukan pencarian mandiri, lalu melaporkan ke Kantor SAR Cilacap melalui Unit Siaga SAR Banyumas," terangnya.

Amin mengakui pencarian di lapangan menghadapi banyak kendala, terutama kondisi alam yang sulit.

"Kendala tim di lapangan adalah vegetasi yang rapat dan selalu hujan menjelang sore hari sehingga pandangan menjadi terbatas karena gelap. Besar harapan kami, survivor yang masih dalam pencarian ini dapat segera ditemukan," tutup Amin.

sumberL detikjateng