Kakek di Klaten Diduga Cabuli Gadis Difabel di Kamar Mandi Masjid
Klaten - Seorang gadis penyandang disabilitas di Klaten diduga menjadi korban pencabulan pria 60 tahun yang merupakan tetangga kampungnya. Pihak keluarga pun melaporkan kejadian ini ke Polres Klaten.
"Kejadiannya itu terungkap 19 Desember 2025 habis Jumatan. Korbannya adik saya, disabilitas," ungkap A, kakak korban kepada detikJateng di Mapolres Klaten, Rabu (14/1/2026) siang saat mendampingi orang tuanya.
Diceritakan A, awalnya warga sekitar curiga dengan kamar mandi masjid yang tertutup tapi ada sepeda terduga pelaku. Kemudian digerebek warga dan diamankan.
"Cerita terungkap ya pas ditangkap warga. Dia (terduga pelaku) bukan apa-apa di situ, tidak kerja dan hanya datang tok ke lokasi," lanjut A.
Setelah diamankan warga, kata A, keluarganya diberi tahu dan langsung datang ke lokasi. Di lokasi sudah ada banyak orang, pak RT, RW, Bhabinkamtibmas dan lainnya.
"Di situ ada pak RT, RW dan Bhabinkamtibmas juga. Adik saya itu kan kegiatannya bersih-bersih di masjid itu, adik saya itu omong susah, " kata A.
"Visum sudah. Ya harapannya diproses," imbuh A.
T, warga sekitar lokasi kejadian, mengungkapkan terduga pelaku diduga sudah mengincar korban. Sebab korban sering membersihkan masjid saat hari Jumat.
"Karena anak itu (korban) kalau Jumat bersih-bersih di situ. Sudah berkali-kali sebenarnya, CCTV-nya ada, jadi ditangkap warga karena curiga," kata T kepada detikJateng di Mapolres.
Dalam surat pengaduan yang dilihat detikJateng, awalnya warga curiga karena ada mukena korban dan sepeda onthel terduga pelaku. Warga yang curiga, termasuk ibu-ibu membuka paksa kamar mandi masjid dan membawa terduga pelaku ke rumah ketua RT.
Kasat Reskrim Polres Klaten, AKP Taufik Frida Mustofa, membenarkan ada laporan kejadian tersebut. Pemeriksaan saksi-saksi sedang dilakukan.
"Dalam pemeriksaan. Ini sudah diperiksa saksi-saksinya," jelas Taufik
sumber: detikjateng