Jenazah Pengacara Banyumas yang Tewas di Hutan Cilacap Telah Dimakamkan

Jenazah Pengacara Banyumas yang Tewas di Hutan Cilacap Telah Dimakamkan

Banyumas - Seorang pengacara anggota DPC Peradi Purwokerto, Banyumas, bernama Aris Munadi, yang hilang 20 hari ditemukan tewas dan terkubur di hutan Cilacap. Jenazahnya dimakamkan di TPU Karangwangkal, Kecamatan Purwokerto Utara, Banyumas. jenazah Aris diantar oleh keluarga dan rekan sesama pengacara ke TPU setempat pada Kamis (11/12) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kabid Organisasi Tata Laksana Data dan Informasi DPC Peradi Purwokerto, Saleh Darmawan, meminta agar polisi bisa mengusut tuntas kasus ini. Ia meminta agar prosedur hukum bisa berjalan dengan baik.

"Kami akan mengawal sampai tuntas. Yang terpenting saat ini adalah memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur," kata Saleh saat ditemui wartawan di TPU Karangwangkal Purwokerto, Kamis (11/12/2025).

Pihaknya pun mendukung penuh langkah kepolisian, terlebih setelah adanya informasi empat orang saksi kaitannya dengan dugaan kasus pembunuhan telah diamankan.

"Langkah kami adalah mendukung dan mengapresiasi jajaran Sat Reskrim Polresta Cilacap dan Banyumas yang mengungkap peristiwa ini," terangnya.

Ia menegaskan seluruh upaya yang dilakukan sejak hari pertama adalah bentuk komitmen organisasi terhadap keselamatan, perlindungan, dan kehormatan profesi advokat.

"Ini kami buat sebagai laporan dan informasi kepada seluruh rekan sejawat. Kami berduka, tetapi kami tetap akan mengawal proses hukum hingga selesai," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pengacara anggota DPC Peradi Purwokerto bernama Aris Munadi akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas. Sebelumnya Aris sempat dilaporkan hilang kontak sejak Sabtu (22/11) lalu oleh keluarganya ke polisi.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Andryansyah Rithas Hasibuan, membenarkan adanya temuan jasad Aris. Ia ditemukan di kawasan hutan jati Desa Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Rabu (10/12) malam.

"Betul, yang bersangkutan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Cilacap, di Kubangkangkung semalam," kata Rithas saat dihubungi wartawan, Kamis (11/12).

Kasat Reskrim Polresta Cilacap, Kompol Guntar Arif Setyoko, menambahkan jasad korban ditemukan pada dini hari tadi dalam kondisi tertimbun tanah sedalam sekitar satu meter. Temuan itu merupakan hasil analisis bersama tim Sat Reskrim Polresta Banyumas setelah korban dilaporkan hilang oleh istrinya pada bulan lalu.

"Korban dikubur sudah dua mingguan lebih. Yang menemukan pertama kali dari kita, tim gabungan, setelah kami melakukan analisa. Dari hasil analisa tersebut, kami saat ini memeriksa beberapa orang sebagai saksi," kata Guntar saat ditemui wartawan, Kamis (11/12).

"Kami sudah mengamankan empat orang yang ada kaitannya dengan kejadian tersebut. Dari situlah kami bisa menemukan lokasi korban dikubur," lanjut dia.

sumber: detikjateng