Jelang Nataru, Polresta Banyumas Petakan 7 Potensi Kerawanan

Jelang Nataru, Polresta Banyumas Petakan 7 Potensi Kerawanan

Banyumas - Polresta Banyumas mulai mempersiapkan pengamanan menyambut Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Sejumlah langkah sudah disiapkan setelah kepolisian memetakan beberapa potensi kerawanan yang biasa muncul saat libur akhir tahun.

Kabag Ops Polresta Banyumas I Putu Asti Hermawan mengatakan, pemetaan ini meliputi aspek spiritual, kegiatan keluarga, mobilitas, keramaian, ekonomi, potensi bencana, dan keamanan lingkungan.

“Kami sudah mempersiapkan langkah-langkah pengamanan Nataru. Ada tujuh potensi yang kami petakan, mulai dari kegiatan ibadah hingga keamanan publik,” kata Putu kepada RRI, Sabtu (13/12/2025).

Untuk memaksimalkan pengamanan, Polresta Banyumas akan mendirikan delapan pos pengamanan di delapan gereja prioritas, serta satu pos terpadu di Alun-Alun Purwokerto. Selain itu, pos strong point juga akan disiagakan secara mobile di area wisata.

“Delapan gereja prioritas di Purwokero memiliki jemaat yang banyak, sehingga perlu dilaksanakan pengamanan khusus. Kemudian pos terpadu diisi lintas instansi, sedangkan pos strong point disiapka untuk memantau dinamika keamanan di tempat wisata,” tutur Putu.

Terkait antisipasi kepadatan lalu lintas, Polresta Banyumas akan menyiagakan personel di dua jalur lintas utama, yaitu jalur tengah dan jalur selatan-selatan yang menjadi favorit pemudik.

“Kerawanan lalu lintas sudah kami petakan berdasarkan data tahun lalu. Di jalur-jalur utama sudah kami siagakan personel dan unit urai jika terjadi kemacetan,” ucap Putu.

Sementara, di kawasan perkotaan dan jalur wisata, khususnya Baturraden, polisi siap memberlakukan rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan sistem satu arah jika terjadi kepadatan signifikan.

“Kalau ada kepadatan arus, kita melaksanakan rekayasa perimeter. Di Baturraden kita memantau traffic berdasarkan data parkir dan ticketing, dan bisa menerapkan one way lokal kalau terjadi peningkatan signifikan,” ujar Putu.

Adapun selama masa Nataru, Polresta Banyumas menurunkan 180 personel, yang dibantu 24 anggota TNI, dan 136 petugas dari unsur Pemerintah Daerah//Namun, Pada malam pergantian tahun, jumlah personel ditingkatkan menjadi 445 orang yang disebar di wilayah kota dan diperkuat oleh seluruh Polsek untuk menjaga keamanan perayaan hingga tingkat kecamatan.

Di momen Natatu ini, Polresta Banyumas mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga toleransi, dan memastikan keamanan rumah sebelum bepergian. Warga juga diminta memastikan kendaraan pribadi dalam kondisi layak jalan untuk mencegah gangguan selama perjalanan.

“Cek kembali rumah sebelum ditinggalkan dan pastikan kendaraan aman digunakan. Kami berharap perayaan Nataru berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Banyumas,” kata I Putu Asti Hermawan.

sumber: rri.co