Isra’ Mi’raj 1447 H, Polresta Pontianak Teguhkan Peran Polri dalam Aksi Kemanusiaan

Isra’ Mi’raj 1447 H, Polresta Pontianak Teguhkan Peran Polri dalam Aksi Kemanusiaan

Pontianak - Polresta Pontianak memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah dengan penuh khidmat di Masjid Siratul Jannah, Jumat (23/1/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi jajaran kepolisian untuk memperkuat keimanan, ketakwaan, sekaligus meneguhkan nilai-nilai kemanusiaan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Seluruh personel Polresta Pontianak hadir mengikuti kegiatan pembinaan rohani dan mental tersebut. Peringatan Isra’ Mi’raj tidak hanya dimaknai sebagai agenda seremonial keagamaan, tetapi juga sebagai ruang refleksi spiritual bagi anggota Polri dalam menjalankan peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Mengusung tema “Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW Memperteguh Keimanan dan Ketakwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial”, kegiatan ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara profesionalisme tugas dan kekuatan spiritual.

Tausiah disampaikan oleh Ustadz Muhammad Haris Syahid, Lc., M.A., yang mengajak seluruh personel meneladani akhlak Rasulullah SAW. Ia menekankan bahwa Isra’ Mi’raj merupakan peristiwa agung yang sarat makna, terutama dalam memperkuat kualitas ibadah, khususnya shalat, serta membangun karakter yang amanah, jujur, dan peduli terhadap sesama.

“Nilai Isra’ Mi’raj bukan hanya tentang perjalanan spiritual Rasulullah SAW, tetapi juga tentang tanggung jawab moral untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Polri harus hadir dengan akhlak mulia, empati, dan kepedulian sosial,” ungkapnya.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj menjadi sarana introspeksi diri bagi seluruh personel di tengah dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks.

“Dengan memperingati Isra’ Mi’raj, kita diingatkan kembali untuk memperkuat iman dan takwa kepada Allah SWT. Nilai-nilai spiritual ini harus tercermin dalam sikap humanis, kepedulian sosial, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolresta.

Ia juga menegaskan bahwa kekuatan moral dan spiritual menjadi fondasi penting dalam menjaga soliditas internal serta meningkatkan kualitas pengabdian Polri kepada masyarakat.

Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh kekhusyukan. Acara ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, kelancaran tugas kepolisian, serta keberkahan bagi seluruh personel Polresta Pontianak dalam mengemban amanah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (*)