Insiden di Bendungan Tirtonadi, Pemuda Asal Rembang Tercebur
Surakarta – Seorang warga Kabupaten Rembang diduga tercebur di Bendungan Tirtonadi, Kota Surakarta, hingga menggegerkan masyarakat, Rabu, 28 Januari 2026. Korban diketahui bernama Heri Setiawan (19), warga Desa Randuagung, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang.
Peristiwa tersebut terjadi pada pagi hari sekitar pukul 04.30 WIB. Kejadian bermula saat salah satu saksi yang berada di sekitar lokasi melihat langsung korban tercebur dari atas bendungan.
Setelah menerima laporan, tim SAR gabungan bersama unsur terkait langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian di sekitar bendungan dan aliran sungai.
Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 08.15 WIB dalam kondisi basah dan tidak mengalami luka yang cukup parah. Selanjutnya, korban langsung diamankan dan dibawa ke Kelurahan Gilingan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Komandan Regu Opsar Basarnas, Yohan Tri Anggoro, mengatakan korban ditemukan di tepi sungai dalam kondisi lemas.
“Subjek ditemukan sekitar pukul delapan lewat lima belas di tepi sungai. Kondisinya basah, tidak ada luka yang cukup parah, hanya terlihat lemas. Setelah itu langsung kami amankan dan dibawa ke Kelurahan Gilingan untuk dimintai keterangan,” ujar Yohan Tri Anggoro.
Yohan menambahkan, dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga mengalami depresi. Saat dimintai keterangan, korban mengaku mengalami halusinasi dan menyampaikan beberapa hal yang tidak masuk akal.
Sementara itu, salah satu saksi yang tidak mau disebutkan namanya mengaku sedang memancing di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung. Ia mendengar suara benda jatuh ke sungai sebelum melihat seseorang tercebur dari atas bendungan.
“Terus kayak ada suara gedebuk itu. Saya kira kayak orang buang sampah plastik. Nah, saya senterin ternyata ada orang jatuh dari atas. Jam empat setengah pagi. Orangnya kayak sudah enggak sadar, sempat gerak di tengah, tapi makin ke sana makin enggak gerak. Ciri-cirinya pakai hoodie hitam, celana panjang hitam,” ujarnya.
Hingga saat ini, petugas masih mendalami penyebab pasti korban tercebur ke bendungan. Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai maupun bendungan guna mencegah kejadian serupa.
sumber: rri.co